Archive for 2015
WHAT'S ANNONYMOUS?
Disini ada yang belum paham apa itu Anonymous? Okay disini admin akan menjelaskan sedikit asal mula anonymous, check itu out!
Asal Mula Topeng Anonymous
Mengapa kelompok hacktvisme ‘’Anonymous’’ mengenakan topeng ‘’Guy Fawkes’’? Sebenarnya tidak ada kaitan sama sekali antara Guys Fawkes dan Anonymous. Sebelum kita membahas lebih jauh latar belakang Anonymous, kita akan membahas terlebih dahulu latar belakang Guys Fawkes.
Guy Fawkes
Adalah karakter yang wajahnya dijadikan topeng identik kelompok hacker cyber crime terbesar di dunia "Anonymous’’. Guy Fawkes adalah pelaku peledakan bom di Gedung Parlemen Inggris. Dia bersama anggotanya melakukan aksi tersebut karena ingin membunuh Raja James 1. Namun aksi Guy Fawkes dan teman-temannya berhasil di gagalkan oleh pihak keamanan kerajaan. Peristiwa pengeboman sekaligus penangkapan Guy Fawkes dan anggotanya terjadi pada 5 November 1605. Namun anehnya, penangkapan hanya di tunjukan pada Guy Fawkes, 30 anggoatanya berhasil meloloskn diri, saya belum bisa memastikan kenapa hanya Guy Fawkes yang tertangkap. Peristiwa pengeboman besar itu di kenal dengan sebutan ‘’Peristiwa Bubuk Mesiu’’ atau ‘’ Gun Powder Plot’’. Untuk mengenang peristiwa tersebut masyarakat Inggris menggelar perayaan kembang api setiap tanggal 5 November. Saya rasa sampai disini saya menjelaskan siapa itu Guy Fawkes. Lantas apa hubungannya dengan Anonymous ?
Anonymous
Bagi sobat yang sering berkutat di dunia maya, atau yang sering blogger dan coba-coba menghack sesuatu, tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah ‘’Anonymous’’. Di Indonesia sendiri istilah Anonymous mulai tenar pada tahun 2010, dimana pada saat itu sekelompok hactvism yang mengaku dirinya Anonymous berhasil melakukan penyerangan terhadap Playstation Network, belum jelas aksi apa yang dilakukannya. Banyak orang yang menyebutkan bahwa Anonymous adalah Hacktvisme yang beranggotakan hacker-hacker dan craker-craker yang sangat ahli dalam urusan Hack. Anggapan itu ternyata salah besar ! Mengapa ? Dari sumber referensi di internet, ternyata Anonymous hanyalah sekumpulan orang yang suka nimbrung di 4CHAN. 4CHAN adalah salah satu situs tempat forum diskusi, tanya jawab, berbagi, dll deh,,kalo di Indonesia mungkin lebih sering di kenal dengan KASKUS...hehehe. Nah di 4CHAN itu para anggota tidak harus mendaftarkan diri untuk menulis atau mengomentari suatu Post, jadi bebas kepada setiap orang tanpa terkecuali untuk saling berbgai di 4CHAN. Nah, para anggota yang tidak mendaftar tersebut teridentitas sebagai ‘’Anonymous’’ atau kalo di terjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti "tanpa nama" atau tanpa identitas.
Di Kaskus kan ada tuh pembagian forum-forum sesuai dengan pokok pembahasan, ada forum Blog, Anime, Gamer, dll. Begitu juga 4chan, di 4Chan terdapat beberapa forum & salah satu forum yang paling banyak peminatnya adalah forum ‘’RANDOM’’. Forum Random memungkinkan para anggotanya untuk menulis artikel sebabas mungkin, mau masalah Politik, Hukum, Sosial, Pemerintahan, Program, Pornografi, Pokoknya bebas deh mau apa. Nah, akibat dari kebebasan yang tak terbatas, maka 4Chan juga dijadikan forum untuk membahas tentang batasan-batasan yang dilakukan pemerintah terhadap teknologi dan internet, mereka membahas tentang gerakan perlawanan terhadap kebijakan yang membatasi dunia maya. Para Anonymous berpendirian bahwa ‘’Tidak ada batasan dalam berinternet, dan internet merupakan suatu yang harus gratis !’’.
Nah, dari situlah para Anonymous mulai menyerang situs-situs yang dianggap terlalu mengekang dan melawan keinginan mereka. Anonymous tidak asal hack !!! mereka memikirkan dan membahas secara matang-matang target yang akan dijadikan sasaran hack. Memang tak dapat dipungkiri bahwa dari banyak anggota Anonymous ada sebagian yang jago soal Hack dan Crak. Nah, sekarang sobat sudah tau kan siapa Anonymous. Anonymous tidak jauh beda dengan Kaskuser. Sekarang kita akan membahas tentang kaitan Topeng Guy Fawkes dengan Anonymouse.
V For Vendetta
Sudah saya jelaskan di atas bahwa Tidak ada sama sekali Hubungan antara Guy Fawkes dengan Anonymous. Guy Fawkes bukan anggota dari Anonymous !!! Menurut hasil pencarian mbah Google, alasan yang paling mendukung mengapa Anonymous menggunakan topeng Guy Fawkes adalah, Terinspirasi dari film yang berjudul ‘’V for Vendetta’’. Film ‘’V for Vendetta’’ menceritakan tentang seorang yang yang melakukan perlawanan terhadap pemerintah Inggirs yang telah membuat masyarakat tidak berdaya. Dalam film ini, tokoh V mengenakan Topeng yang di ambil dari facenya Guy Fawkes, mungkin karena Guy Fawkes yang juga merupakan tokoh yang melakukan perlawanan terhadap pemerintah inggirs, sehingga tokoh V disamakan dengan Guy Fawkes. Nah, karena misi dan tujuan tokoh V dan Guy Fawkes yang sama dengan tujuan Anonymous, yaitu sama-sama menentang sistem pemerintahan yang mengekang kebebasan, maka Anonymous menggunakan Topeng Guy Fawkes sebagai ciri khas mereka. Itulah alasan mengapa Anonymous memakai topeng Guy Fawkes .
Sepak terjang Anonymous memang sering mengebohkan. Kelompok hacker ini sudah berulangkali menggeber serangan ke website penting. Sulit diketahui siapa saja yang tergabung dalam Anonymous karena itu adalah salahsatu karakter yang dimilikinya.
Salah satu semboyan mereka yang terkenal adalah :
"We are Anonymous.We are Legion.We do not forgive.We do not forget.Expect us."
Anonymous melakukan serangan ke berbagai website penting biasanya sebagai tanda protes atau ketidaksetujuan.
Salah satu serangan yang paling dikenal yaitu pada tahun 2009 setelah Pirate Bay terbukti bersalah atas kasus hak cipta, Anonymous melancarkan serangan melawan organisasi International Federation of the Phonographic Industry (IFPI). Organisasi tersebut termasuk yang menentang keberadaan Pirate Bay. Aksi serupa terjadi tahun 2012 lalu ketika website Megaupload ditutup.
Meskipun dalam beberapa kasus banyak anggota Anonymous banyak yang tertangkap dan diadili , namun tampaknya mereka tidak kapok dan akan terus melakukan misinya.
RIDDLE STORY!
[ Riddle Story ]
5 orang pendaki sedang dalam keadaan dingin tak terduga. Hingga satu orang temannya meninggal. Dan keempatnya memutuskan untuk membawanya. Tiba lah mereka pada sebuah pondok tua berbentuk segi empat. Karena saat itu malam hari dan di dalam gelap gulita, keempat orang tersebut memutuskan bermain hingga fajar tiba. Sedangkan mayat temannya ditaruh di tengahnya. Permainan ini adalah, setiap orang berdiam di tiap pojok ruangan. Anggap saja A,B,C,D. Apabila semua sudah di pojok, mereka akan saling menepuk pundak temannya. Seperti A berlari ke ruangan pojok si B dan menepuknya. Seterusnya hingga ke D. Mereka sepakat dan segera melakukan hal itu. A berlari ke B sambil menepuk pundaknya, B berlari ke C dan menepuk pundaknya, C pun ke D dan juga menepuk pundaknya, D pun menepuk pundak temannya. Begitu hingga fajar tiba. Saat itu, suasana sudah terlihat. Dan keempatnya kemudian ketakutan.
Ada apa?
RIDDLE!
[Riddle Story]
Namaku Mark, aku seorang pekerja kantoran. Belum lama ini aku pindah kesebuah apartemen. Tempat ini hanya memiliki enam lantai, sepuluh kamar setiap lantai. Uniknya, nomor kamar selalu diawali dengan angka yang menunjukan lantai kamar.
Beberapa hari ini, aku tidak dapat tidur nyenyak. Selalu dengan alasan yang sama, suara bising laki-laki dan perempuan dari kamar tepat diatas kamarku. Dari suara bising mereka, aku tahu kalau mereka bertengkar, meskipun aku tidak tahu apa yang mereka ocehkan. Suara si pria selalu lantang dan membentak. Sementara suara si wanita melengking seakan tidak mau kalah.
Sudah 3 hari berturut-turut mereka begitu terus termasuk hari ini. Hingga akhirnya kuputuskan mengambil sapu dan membenturkan ujung gagangnya ke langit-langit kamarku sembari berteriak, “jangan berisik! Tidak semua orang mau mendengar ocehan kalian! Beberapa orang harus bangun pagi-pagi sekali!”
Tidak berapa lama, akhirnya mereka diam. Kukira mereka tidak akan mengulangi ini lagi. tapi aku salah, esoknya mereka kembali ribut. Malah lebih keras dari sebelumnya. Dengan kesal, kuulangi lagi hal yang sama dengan kemarin. Anehnya, suara mereka langsung hilang, tidak seperti kemarin. akhirnya
kuputuskan tidur.
Ketika aku baru terbaring, terdengar suara pistol 3 kali dari atas, kemudian terdengar suara laki-laki itu berteriak dari kamarnya.
“Jangan pernah menyuruhku diam, atau aku juga akan menembakmu seperti istriku!”
Tidak memakan waktu lama, aku langsung mengambil ponselku dan menelpon penjaga apartemen. Aku menjelaskan semuanya dengan panik. Betapa kecewanya aku, ketika sang induk semang hanya menjawab, “Anda dari kamar 605? Tidurlah pak, anda hanya mimpi buruk”
URBAN LEGEND
[Urban Legend]
Ada sebuah kisah dari Jepang dimana ketika seorang pria terbangun di tengah malam untuk pergi ke kamar mandi. Dia bangun dari tempat tidur dan berjalan sambil meraba-raba dinding menuju ke pintu kamar mandi yang gelap. Saat itu ia tak terpikir untuk menyalakan lampu kamar mandi karena dia sudah tidak tahan untuk buang air. Keadaan kamar mandi dalam keadaan gelap dan ia sengaja membuka pintu kamar mandi sedikit agar cahaya dari luar menerangi dan masuk ke dalam kamar mandi, karena malam itu sedang bulan purnama.
Ketika ia sedang buang air, tiba-tiba ia melihat bayangan seseorang dari luar menuju pintu kamar mandi, ketika matanya tertuju dengan bayangan itu. Tiba-tiba saja bayangan itu makin mendekat dan mendekat ke kamar mandi dan bayangan itu adalah sesosok wanita yang berpakaian kimono, wanita itu tampak terlihat sangat tinggi darinya, tetapi ia memiliki wajah yang tidak jelas, wajahnya seperti di tutupi oleh sesuatu, entah apakah itu? wanita itu diperkirakan sudah tua dan kimononya sudah sangat kusam dan kotor. Wanita itu hanya diam membisu, pria itu mulai bertanya "Apa yang sedang kau lakukan disini, cepat pergi!'', setelah itu tak ada jawaban sedikitpun dari wanita itu. Dan keesokan harinya, pria yang berada di kamar mandi tersebut dinyatakan hilang di dalam rumahnya, dan yang bisa ditemukan hanyalah sebuah jejak kaki yang aneh, yang berjalan seperti menyeret sesuatu dan jejak kaki itu berakhir di dinding rumah.
Setelah kalian membaca kisah ini, maka kalian mungkin akan dikunjungan oleh wanita berkimono ini, dan wanita ini akan datang dalam waktu tiga hari, tepat di malam hari. Jika kalian mendengar ketukan dari luar pintu kamar mandi sebanyak tiga kali di tengah malam, maka kalian jangan segera langsung dibuka, tetapi sebutkanlah sebuah kalimat "Uba Yo Sare". sebanyak tiga kali. Karena kalimat ini akan membuat wanita itu pergi menjauhi kamar mandi kalian, karena kalimat itu adalah nama wanita berkimono tersebut.
Selamat beristirahat, semoga bertemu....
Cr:annonymous line
LIRIK SUPER JUNIOR U
[All]Cause I can't stop
No I can't stop
[Siwon] Neoreul cheom boge dwe-eosseo
Neol weonhaji anko gyeondilsuga isseulkka
[Hankyung] Geureoke chyeoda bojima
Neowa-ui game eul ajik shijak anhaesseo
[Heechul] Na-egeseo tarojeomeul bwa
Neo-ui isanghyeong chaja bwajulteni
[Ryeowook] Geu namjaga naega dwege haejulteni
[All] Cause I can't stop thinking about you girl
[Kangin] Neol naekkeoro mandeulgeoya
[All] No I can't stop thinking about a girl
[Leetuek] Nae uri-ane gadugo shipeo
[Ryeowook] ooo oo howowowo
[Heechul] Ppoyateon uyubit pibu
Ginmeori kkeute nama inneun hyanggiwa
[Kyuhyun] Najimakhan mokssoriro
Nal gonggyeokhani nal igilsun eopseo
[Yesung] Neo-ege boyeojun magic
Ppalgan jangmi soge sumgyeodun banjireul julge
[Donghae] Geu ju-ini niga dwege haejulteni
[All] Cause I can't stop thinking about you girl
[Hankyung] Neowa hamkke itkko shipeo
[All] No I can't stop thinking about you girl
[Donghae] Nal yeogi dugo gabeorijima
[All] Cause I can't stop thinking about you girl
[Sungmin] Neol naekkeoro mandeulgeoya
[All] No I can't stop thinking about you girl
[Siwon] Nae uri ane gadugoshipeo
[Eunhyuk] Neo-ui natsseon hyanggi-eseo chu-eogeul tteo-
ollyeo
Baraboneun geudae nunbichi nae shimjangeul ullyeo
Ji-uryeo haedo soyongeopshi kkeuttto-eopshi
Neoreul hyanghae dallyeo naega geudaereul gatkkesseo
[Kibum] Neoreul gatkki wihaeseo mweodeungeol da geolgo
Jeonbu ilke dwendahaedo
Imi ge-imeun shijakttwaenneungeol jal aradweo
Ije neo-ui namjaneun baro narangeol
[Ryeowook] Nal weonhago andarage mandeulteni (can't
stop)
[All] Cause I can't stop thinking about you girl
[Hankyung] Neowa hamkke itkko shipeo
[All] No I can't stop thinking about you girl
[Donghae] Nal yeogi dugo gabeorijima
[All] Cause I can't stop thinking about you girl
[Sungmin] Neol naekkeoro mandeulgeoya
[All] No I can't stop thinking about you girl
[Dongahe] Nae uri-ane gadugo shipeo
[All] Cause I can't stop
No I can't stop
Cause I can't stop
EUNHAE I WANNA LOVE YOU
[Eunhae] I wanna love you, I wanna love you
[Eunhyuk] Yeah listen! Baby naege baby naui dunune
Neo hanamani sara sumsuineun de
Geunde wae ireohke noemu nado meongose na heullo
nimkin che (jeomjeom meolleo jine)
[Donghae] Ne saraminde (geu nuga mworahaedo)
[Eunhyuk] Neon nae yejande (keuge euichyeodo)
[Eunhae] Neomanisseumyeon I'll be ok
[Eunhyuk] Ijen naega neol jigyeo julke
[Donghae] Baby you know because
[Eunhae] I wanna love you I can't live without you
[Eunhyuk] Du nuneul gamgo nae du soneul jabgu
[Eunhae] I wanna have you I really need you
[Eunhyuk] Jigeum idaero modeungeol beoryeodugo
[Eunhae] I wanna love you I can't live without you
[Eunhyuk] Neon geujeo naegero dagaseo myeondwae
[Eunhae] I wanna have you nae modeungeol julke
[Eunhyuk] Ijeneun neoege yaksokhalke
[Donghae] Keu sarami mwondae neoljikkyeo bulsubakke
Neol kidaril su bakke No deoisang andwae
Neol deryeowa yahaegeuwa neun eorulliji anneun neoreul
Naesaraminde (naesaraminde yeah)
Neon nae yeoja inde (neon nae yoeja inde)
[Eunhae] Neomanisseumyeon I'll be ok
[Donghae] Ijen naega neol jikyeojulke
[Eunhae] Baby you know because
I wanna love you I can't live without you
[Eunhyuk] Du nuneul gamgo nae du soneul jabgu
[Eunhae] I wanna have you I really need you
[Eunhyuk] Jigeum idaero modeungeol beoryeodugo
[Eunhae] I wanna love you I can't live without you
[Eunhyuk] Neon geujeo naegero dagaseo myeondwae
[Eunhae] I wanna have you nae modeungeol julke
[Eunhyuk] Ijeneun neoege yaksokhalke
(Rap)
[Eunhyuk] Yo Excuse me Mr.
Hwanalgyeotgata jombikyeo naega meonjeo geunyeoui
yeopjariroda
Gaseogettji jeonjeonhi so step back
[Donghae] That girl is mine niga mwondae uri
Sarange sundae gonyeoui nunege marhae
Neon nawa hamkke hakilwonhae
[Eunhyuk] Neon jugeott dakkae eonado geunyel
Gatjil machi
Wurideulgwa ddok gatae aradoruh seumyeon
Jom gujyujullae
[Donghae] She make me crazy geonyeo neun naegewan
Byukan geol
[Eunhyuk] Wan byukhan uriduri gwangye dakhan
Buneh andwegenna
[Donghae] Ijeneun nae soneul jama
[Eunhyuk] Andwae jebal naegerulwa
[Donghae] Naega neol deo saranghae
[Eunhyuk] Naega neol jikkyeojulke
[Donghae] Modeungeol da gajyeodo
[Eunhae] Neo eobsin andwaeneunde
[Eunhyuk] I wanna love you I can't live without you
[Eunhyuk] Du nuneul gamgo nae du soneul jabgu
[Eunhae] I wanna have you I really need you
[Eunhyuk] Jigeum idaero modeungeol beoryeodugo
[Eunhae] I wanna love you I can't live without you
[Eunhyuk] Neon geujeo naegero dagaseo myeondwae
[Eunhae] I wanna have you nae modeungeol julke
[Eunhyuk] Ijeneun neoege yaksokhalke
LIRIK SUPER JUNIOR SORRY SORRY
(Intro)
Dance Dance Dance Dance
Dance Dance Dance Dance
Dance Dance
CHORUS:
[All and Hangeng] Sorry Sorry Sorry Sorry
Naega naega naega meonjeo
Nege nege nege ppajyeo
Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby
[All and Leteeuk]Shawty Shawty Shawty Shawty
Nuni busyeo busyeo busyeo
Sumi makhyeo makhyeo makhyeo
Naega michyeo michyeo baby
[Siwon] Baraboneun nunbit soge
Nunbit soge naneun machi
Naneun machi mwoe hollin nom
[Yesung] (Ijen beoseonajido motae)
[Kyuhyun] Georeooneun neoui moseup
Neoui moseup neoneun machi
Nae simjangeul barpgo wannabwa
[Yesung] (Ijen beoseonajido motae)
[Ryewook] Eodil gana dangdanghage
Utneun neoneun maeryeokjeok
[Sungmin] Chakhan yeoja ilsaegiran
Saenggakdeureun bopyeonjeok
[Ryeowook] Dodohage geochim eopge
Jeongmal neoneun hwansangjeok
[Sungmin] Dorikil su eobseulmankeum
Nege ppajyeo beoryeosseo
CHORUS:
[All and Eunhyuk] Sorry Sorry Sorry Sorry
Naega naega naega meonjeo
Nege nege nege ppajyeo
Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby
[All and Leeteuk] Shawty Shawty Shawty Shawty
Nuni busyeo busyeo busyeo
Sumi makhyeo makhyeo makhyeo
Naega michyeo michyeo baby
[All and Leeteuk]Ttanttan ttanttada tta ttaranttan
Ttanttan ttanttada tta
[Siwon] Nege banhaebeoryeosseo baby
[Alland Leeteuk] Ttanttan ttanttada tta ttaranttan
Ttanttan ttanttada tta ttarappappara
[Donghae] Hey girl gir gir gir gir gir girl I
Nunmantteumyeon ni saenggak (Hey girl)
Janakkaena sasil neo hana bakke anboyeo
[Yesung] (Malhaebwa) [Kangin] Ni mame naega
[Yesung] (Malhaebwa) [Kangin] Jari jabanneunji
[Yesung] (Malhaejwo) [Kangin] Naege marhaejwo
[Yesung] (Naneun babo babo babo)
[Ryewook] Jubyeon saramdeureun malhae
Naega neomu jeokgeukjeok
[Sungmin] I sesange geureon saram
Eodi handurinyago
[Ryeowook] Geugeol molla geunyeol molla
Shigihamyeo haneun mal
[Sungmin] Naega bureopdamyeon geugeon
Geudaedeuri jineun geo
CHORUS:
[Alland Donghae] Sorry Sorry Sorry Sorry
Naega naega naega meonjeo
Nege nege nege ppajyeo
Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby
[All and Eunhyuk]Shawty Shawty Shawty Shawty
Nuni busyeo busyeo busyeo
Sumi makhyeo makhyeo makhyeo
Naega michyeo michyeo baby
[Shindong]Ttanttan ttanttada tta ttaranttan
Ttanttan ttanttada tta
[Leeteuk]Nege banhaebeoryeosseo baby
[Shindong]Ttanttan ttanttada tta ttararara
Ttanttan ttanttada tta ttarappappara
[All]Let's dance dance dance dance
Let's dance dance dance dance
Let's dance dance dance dance
Dance dance
[Yesung] Hey ije geuman naege wajullae
Jeongmal michil geotman gata yeah
[Kyuhyun] Nan neoman saranghago shipeo
Jeoldae dashi hannun pal saenggak eobseo hey, hey, hey
[Heechul/Donghae/Sungmin] Aeiniragiboda chingugateun
Naega doego shipeo
[Kangin/Hangeng/Kyuhyun] Neoui modeun gomin seulpeum
Hamkke ganjikhagopa
[Ryeowook/Siwon/Eunhyuk] Dashi eobseul mankeum
mankeum
Neoreul neomu saranghae
[Yesung/Leeteuk/Shindong] Naega baran saram niga baro
geu
That that that girl
CHORUS:
[All and Donghae] Sorry Sorry Sorry Sorry
Naega naega naega meonjeo
Nege nege nege ppajyeo
Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby
[All and Siwon]Shawty Shawty Shawty Shawty
Nuni busyeo busyeo busyeo
Sumi makhyeo makhyeo makhyeo
Naega michyeo michyeo baby
[Kyuhyun] move it!
[Heechul] hahaha
LIRIK SUPER JUNIOR A-CHA
[Eunhyuk] Mama mara mar-rarara jeje jebalhaji mara
B-wabwa bwara bwara nae nun-eul bara bwa
[Heechul] Gaji mara gajima neoneun nal tteonaji mara
[Siwon] Jakku eodil jakku ttoganeun cheog
[Heechul] Haji mara hajima geuleon mal jom haji mara
[Siwon] Mam-eeobsneun mal ttag jeob-eo jiwo biwo
[Kyuhyun] Heundeullineun geon neoui ma-eumppun aseul-
aseul maedallin nan salang-ui seupaideo
[Ryewook] Jogag jogagnan peojeul dasi da majchwo nagal
su-iss-eo
[All] Gyeolgug neon acha neon achahage doelgeol kkog
acha
[Yesung] Imi ttae neuj-eo
[All] Jakkuman apa nan apa wae moleuna
[Yesung] Omichyeo na jichyeo nege gadhyeo
[Donghae] Bwabwa bwala balabwa ojig neo hana ppun-ida
[Leeteuk] Sesang namjadeul heo bigyo mala
[Donghae] Usji mala usjima salang-eul biusji mala
[Leeteuk] Ttaelon yuchihan nae gobaeg mam-eul yeol-eo
[Sungmin] Hoeoli chineun neo toneido geob-eobs-i
ttwieodeun yong-gamhan dongkihote
[Yesung] Tteona bonael geon naega anin neol samkyeo
beolin dulyeoum
[All] Gyeolgug neon acha neon achahage doelgeol kkog
acha
[Leeteuk] Wae neoman molla
[All] Nae sum-i gappa tto gappa gappaonda
[Ryeowook] Tto dachyeo nal bachyeo neol mos nohchyeo
[Eunhyuk] Oh My Gosh neowi eodum barkheo
Do it, do it
Nan Original
Hey, Baby Love Crash
[Shindong] Mamamara marara jaebal Do Not Break Break
Break
Bwabwabwara bwara nae mal jom jal deuleo bwara
[All] Gyeolgug neon acha neon achahage doelgeol kkog
acha ([Yesung] woah~)
[Kyuhyun] imi ttae neuj-eo ([Yesung] ttae neuj-eo)
[All] Jakkuman apa nan apa wae moleuna
[Yesung] o michyeo na jichyeo nege gadhyeo
[All] Gyeolgug neon acha neon acha kkog acha ([Yesung]
oh yeah yeah yeah yeah yeah yeah)
[Kyuhyun] wae neo hanaman moleuni
[All] Nae sum-i gappa tto gappa
[Ryeowook] dol-a seo jima meol-eojyeo gaji mala
[All] Gyeolgug neon acha neon acha kkog acha
[Kyuhyun] Tteonaji mala
[All] Jakkuman apa nan apa ([Yesung] yeah~)
CHORD SUPER JUNIOR NO OTHER
C G Am F
Neo gateun saram tto eopseo juwireul dureobwado geujeo
georeohdeongeol
eodiseo channi
C G Am
Neo gatchi joheun saram neo gatchi joheun saram neo gatchi
joheun ma eum
F
neo gatchi joheun seonmul
C G Am F
Neomu dahaeng iya aesseo neorel jikyeojul geu sarami baro
naraseo eodiseo
channi
C G Am
Na gatchi haengbokhan nom na gatchi haengbokhan nom na
gatchi unneun
F
geureon choegoro haengbokhan nom
C G Am F
Neoui ttatteuthan geu soni chagapge, chagapge shikeo isseul
ttae
C G Am F
Neoui ganghaetdeon geu maeumi nal karopge sangcheo
badasseul ttae
C G Am F
Naega jaba julge anajulge salmyeoshi, geugeoseuro jakeun
iroman dwendamyeon johgesseo
C G Am F
Eonjena deo maneun geol haejugo shipeun nae mam neon da
mollado dwae
C G Am F
Gaseumi sorichyeo marhae jayuro-un nae yeonghon
C G Am
Eonjena cheo-eumui imaeum euro neoreul saranghae georeo
watdeon shiganboda
F
nameun nari deo manha
HAKUNA MATATA? WHAT'S THAT?
Hakuna matata
"Hakuna Matata" adalah sebuah perkataan dalam bahasa
Swahili yang biasanya diterjemahkan menjadi "jangan
khawatir".
Pada tahun 1980 , grup musik Kenya , Them Mushrooms ,
mengedarkan sebuah lagu berjudul "Jambo Bwana" yang
menjadi hit di dunia. Frasa "Hakuna Matata" diulang-ulang
di bagian refrain lagu tersebut.
Dalam film The Lion King (1994), "Hakuna Matata" adalah
nama sebuah lagu yang digunakan di film tersebut. Juga
dalam salah satu sekuel film ini, The Lion King 1½ memiliki
tempat dan lagu dengan nama yang sama. Lagu tersebut
digubah Elton John dan liriknya ditulis Tim Rice . "Hakuna
Matata" dinominasikan dalam kategori Lagu Terbaik pada
Penghargaan Oscar tahun 1995, dan oleh American Film
Institute dinyatakan sebagai lagu terbaik berperingkat
ke-99 dalam sejarah perfilman.
Sumber:wikipedia
RIDDLE [DIARY]
[Riddle Story]
15 Desember
Bagaimana ya cara memulai diari ini? Aku dan adik perempuanku kehilangan orang tua kami gara2 kecelakaan mobil tahun lalu. Adik perempuanku mulai belajar di luar negeri musim semi ini. Jadi ini pertama kalinya aku akan melewatkan musim dingin dan Natal tanpa adikku. Omong-omong, adikku memberikanku diari ini sebagai hadiah Natal tahun lalu. Namun baru kali ini aku menulisnya untuk mengusir rasa kesepian karena kepergian adikku. Kurasa hanya itu yang bisa kutulis hari ini. Aku akan pergi tidur. Selamat malam, adikku.
16 Desember
Aku memegang pena, namun kesulitan untuk menulis. Bahkan jika aku mencoba menulis kenanganku bersama adikku, tanganku terasa sulit untuk kugerakkan. Aku benar2 merindukan adikku.
17 Desember
Aku diundang ke pesta Natal bersama-sama teman-temanku. Ah, seandainya adikku ada di sini pasti kami akan pergi ke pesta itu bersama-sama.
18 Desember
Wajah adikku tiba2 muncul di benakku. “Kakak, aku baik-baik di sini”, ia berkata begitu. Namun aku tidak. Aku benar2 merindukan adikku.
20 Desember
Aku menyesal aku tak membelikan kado untuk adikku tahun lalu. Aku tak punya uang saat itu. Aku benar2 merindukan adikku. Aku benar2 ingin bertemu dengannya.
21 Desember
Aku ingin bertemu dengan adikku. Aku akan mulai mengumpulkan uang untuk pergi ke Amerika Serikat sehabis Natal nanti.
22 Desember
Aku ingin bertemu dengan adikku.
Aku ingin bertemu dengan adikku.
Aku ingin bertemu dengan adikku.
Aku ingin bertemu dengan adikku.
Aku ingin bertemu dengan adikku.
23 Desember
Adikku meneleponku! Bahkan aku menerima kiriman kado natal darinya. Benar2 kejutan! Aku benar2 menyayangimu, adikku!
24 Desember
Aku sudah memutuskan akan menemui adikku! Aku bukan seorang kakak jika tidak memiliki adik! Ini akan menjadi tulisan terakhir di diariku.
25 Desember
Selamat Natal! Adikku menelepon lagi. Katanya ia sedang merayakan Natal bersama teman2nya. ia juga mengatakan ia akan kembali ke Jepang. Padahal aku hampir saja berangkat ke Amerika Serikat. Tapi tak apa. Aku bisa menggunakan uangnya untuk membelikan kado Tahun Baru untuk adikku.
27 Desember
Aku benar2 tak percaya ini! Berita di televisi mengatakan pesawat tujuan Jepang yang dinaiki adikku telah jatuh dan tenggelam di laut.
RIDDLE [DIARY]
[Riddle Story]
15 Desember
Bagaimana ya cara memulai diari ini? Aku dan adik perempuanku kehilangan orang tua kami gara2 kecelakaan mobil tahun lalu. Adik perempuanku mulai belajar di luar negeri musim semi ini. Jadi ini pertama kalinya aku akan melewatkan musim dingin dan Natal tanpa adikku. Omong-omong, adikku memberikanku diari ini sebagai hadiah Natal tahun lalu. Namun baru kali ini aku menulisnya untuk mengusir rasa kesepian karena kepergian adikku. Kurasa hanya itu yang bisa kutulis hari ini. Aku akan pergi tidur. Selamat malam, adikku.
16 Desember
Aku memegang pena, namun kesulitan untuk menulis. Bahkan jika aku mencoba menulis kenanganku bersama adikku, tanganku terasa sulit untuk kugerakkan. Aku benar2 merindukan adikku.
17 Desember
Aku diundang ke pesta Natal bersama-sama teman-temanku. Ah, seandainya adikku ada di sini pasti kami akan pergi ke pesta itu bersama-sama.
18 Desember
Wajah adikku tiba2 muncul di benakku. “Kakak, aku baik-baik di sini”, ia berkata begitu. Namun aku tidak. Aku benar2 merindukan adikku.
20 Desember
Aku menyesal aku tak membelikan kado untuk adikku tahun lalu. Aku tak punya uang saat itu. Aku benar2 merindukan adikku. Aku benar2 ingin bertemu dengannya.
21 Desember
Aku ingin bertemu dengan adikku. Aku akan mulai mengumpulkan uang untuk pergi ke Amerika Serikat sehabis Natal nanti.
22 Desember
Aku ingin bertemu dengan adikku.
Aku ingin bertemu dengan adikku.
Aku ingin bertemu dengan adikku.
Aku ingin bertemu dengan adikku.
Aku ingin bertemu dengan adikku.
23 Desember
Adikku meneleponku! Bahkan aku menerima kiriman kado natal darinya. Benar2 kejutan! Aku benar2 menyayangimu, adikku!
24 Desember
Aku sudah memutuskan akan menemui adikku! Aku bukan seorang kakak jika tidak memiliki adik! Ini akan menjadi tulisan terakhir di diariku.
25 Desember
Selamat Natal! Adikku menelepon lagi. Katanya ia sedang merayakan Natal bersama teman2nya. ia juga mengatakan ia akan kembali ke Jepang. Padahal aku hampir saja berangkat ke Amerika Serikat. Tapi tak apa. Aku bisa menggunakan uangnya untuk membelikan kado Tahun Baru untuk adikku.
27 Desember
Aku benar2 tak percaya ini! Berita di televisi mengatakan pesawat tujuan Jepang yang dinaiki adikku telah jatuh dan tenggelam di laut.
RIDDLE
[Riddle Story]
Aku tinggal sendirian di sebuah apartemen studio [sebuah apartemen dengan hanya satu kamar yang luas tanpa penyekat.
Kamarku terletak di lantai 12 dan aku sangat menyukainya sebab pemandangannya sangatlah bagus.
Aku sedang menata rambutku di cermin besar yang ada di kamarku ketika kejadian menakutkan itu terjadi. Aku melihat wajah seorang wanita di belakangku.
Wanita itu berambut panjang seperti Sadako dan memiliki tatapan mata yang sangat mengerikan.
Akupun menoleh secara refleksi ke arah belakangku, namun tak ada apapun di sana. Aku hanya melihat pemandangan yang indah dari jendelaku.
Apa aku tadi salah lihat? Tidak, aku tadi jelas melihatnya.
Wanita itu jelas sedang menatapku dari belakangku.
Apa ... apa itu hantu?
Tiba-tiba terdengar suara, “Braaak!!!”
Jantungku terasa berhenti berdetak ketika mendengar suara itu. Apa itu suara mobil atau sepeda?
Aku juga mendengar suara sirine dari kejauhan.
Ah, itu semua tidak penting, pikirku. Aku baru saja melihat hantu! Hantu ternyata benar-benar ada!
RIDDLE (TWINS)
[ Riddle Story ]
Ada 2 gadis kembar identik, bernama Mandy & Melissa. Mereka tinggal bersama orangtua & saudara laki2 nya di sebuah rumah mewah di tepi kota. Semua orang cemburu kepada ke2 gadis itu karena ayahnya sangat kaya dan akan membelikan apapun yang mereka mau.
Di satu malam yang kelam, ke2 gadis itu diculik. Mata mereka sudah tertutup dan terikat dikursi ketika mereka terbangun. Mereka ber2 sangat ketakutan dan mulai menangis.
Tiba2, Mandy mendengar seseorang berbisik di telinganya. Itu adalah penculiknya.
"Aku sudah menghubungi orangtuamu dan aku menuntut uang tebusan 1 juta dollar." Dia bilang "Jika kamu kabur, aku akan bunuh Melissa."
Lalu Melissa mendengar penculiknya berbisik di telinganya.
"Aku sudah menghubungi orangtuamu dan aku menuntut uang tebusan 1 juta dollar." Dia bilang "Jika kamu kabur, aku akan bunuh Mandy."
RIDDLE (TWINS)
[ Riddle Story ]
Ada 2 gadis kembar identik, bernama Mandy & Melissa. Mereka tinggal bersama orangtua & saudara laki2 nya di sebuah rumah mewah di tepi kota. Semua orang cemburu kepada ke2 gadis itu karena ayahnya sangat kaya dan akan membelikan apapun yang mereka mau.
Di satu malam yang kelam, ke2 gadis itu diculik. Mata mereka sudah tertutup dan terikat dikursi ketika mereka terbangun. Mereka ber2 sangat ketakutan dan mulai menangis.
Tiba2, Mandy mendengar seseorang berbisik di telinganya. Itu adalah penculiknya.
"Aku sudah menghubungi orangtuamu dan aku menuntut uang tebusan 1 juta dollar." Dia bilang "Jika kamu kabur, aku akan bunuh Melissa."
Lalu Melissa mendengar penculiknya berbisik di telinganya.
"Aku sudah menghubungi orangtuamu dan aku menuntut uang tebusan 1 juta dollar." Dia bilang "Jika kamu kabur, aku akan bunuh Mandy."
RIDDLE
[Riddle Story]
Aku tinggal sendirian di sebuah apartemen studio [sebuah apartemen dengan hanya satu kamar yang luas tanpa penyekat.
Kamarku terletak di lantai 12 dan aku sangat menyukainya sebab pemandangannya sangatlah bagus.
Aku sedang menata rambutku di cermin besar yang ada di kamarku ketika kejadian menakutkan itu terjadi. Aku melihat wajah seorang wanita di belakangku.
Wanita itu berambut panjang seperti Sadako dan memiliki tatapan mata yang sangat mengerikan.
Akupun menoleh secara refleksi ke arah belakangku, namun tak ada apapun di sana. Aku hanya melihat pemandangan yang indah dari jendelaku.
Apa aku tadi salah lihat? Tidak, aku tadi jelas melihatnya.
Wanita itu jelas sedang menatapku dari belakangku.
Apa ... apa itu hantu?
Tiba-tiba terdengar suara, “Braaak!!!”
Jantungku terasa berhenti berdetak ketika mendengar suara itu. Apa itu suara mobil atau sepeda?
Aku juga mendengar suara sirine dari kejauhan.
Ah, itu semua tidak penting, pikirku. Aku baru saja melihat hantu! Hantu ternyata benar-benar ada!
RIDDLE STORY [ALONE]
[Riddle Story]
Malam ini begitu dingin. Aku sedang berada di dalam kamar, duduk santai di atas kasur sembari menonton televisi. Aku tengah menonton sinetron favoritku ketika aku mendadak merasa sangat kedinginan.
Ah, seharusnya kumatikan saja ACnya, pikirku.
Aku pun turun dari kasur dan mencari remote AC. Ah, di mana sih, remote AC itu?! Aku benci saat-saat dimana remote AC suka nyelip. Aku jadi merasa sebal. Sebelum sempat kutemukan remote itu, tiba-tiba sebuah berita di TV menarik perhatianku.
“Seorang tahanan yang merupakan pembunuh kabur dari penjara sekitar tiga jam yang lalu. Ia sekarang diduga berkeliaran di sekitar Springfield. Diharap semua orang waspada. Kunci pintu dan berhati-hatilah.”
Itulah yang dikatakan oleh si reporter di TV.
Pembunuh berkeliaran?
Aku jadi merasa takut. Mengabaikan rasa kedinginanku, aku berjalan menuju pintu dan menguncinya rapat-rapat supaya tidak ada yang bisa masuk.
Saat pintu sudah terkunci, aku baru ingat sesuatu.
Seharusnya kukunci juga pintu depan rumah!
Aku hendak membuka pintu dan keluar untuk mengunci pintu depan saat tiba-tiba terdengar bunyi derap langkah kaki mendekat dari luar. Aku langsung menutup mulutku dan mengurungkan niat membuka pintu.
Jantungku berdebar kencang dan mendadak aku ketakutan.
Semoga ia melewati ruangan ini! batinku dalam hati sambil mematikan TV agar suaranya tak dapat terdengar dari luar.
Namun percuma, bunyi derap langkah kaki itu semakin keras sampai aku jadi ketakutan sendiri. Aku harus kabur! Aku harus menyelamatkan diri!
Dengan itu, aku pun membuka jendela dan melompat keluar. Tak lupa kututup dulu jendela setelah aku keluar. Aku pun berjalan sempoyongan dengan tubuh menggigil kedinginan.
Ternyata di luar sini lebih dingin daripada di kamar tadi.
Ah, ke mana aku harus menuju? Aku tak punya tempat tujuan.
RIDDLE STORY [ALONE]
[Riddle Story]
Malam ini begitu dingin. Aku sedang berada di dalam kamar, duduk santai di atas kasur sembari menonton televisi. Aku tengah menonton sinetron favoritku ketika aku mendadak merasa sangat kedinginan.
Ah, seharusnya kumatikan saja ACnya, pikirku.
Aku pun turun dari kasur dan mencari remote AC. Ah, di mana sih, remote AC itu?! Aku benci saat-saat dimana remote AC suka nyelip. Aku jadi merasa sebal. Sebelum sempat kutemukan remote itu, tiba-tiba sebuah berita di TV menarik perhatianku.
“Seorang tahanan yang merupakan pembunuh kabur dari penjara sekitar tiga jam yang lalu. Ia sekarang diduga berkeliaran di sekitar Springfield. Diharap semua orang waspada. Kunci pintu dan berhati-hatilah.”
Itulah yang dikatakan oleh si reporter di TV.
Pembunuh berkeliaran?
Aku jadi merasa takut. Mengabaikan rasa kedinginanku, aku berjalan menuju pintu dan menguncinya rapat-rapat supaya tidak ada yang bisa masuk.
Saat pintu sudah terkunci, aku baru ingat sesuatu.
Seharusnya kukunci juga pintu depan rumah!
Aku hendak membuka pintu dan keluar untuk mengunci pintu depan saat tiba-tiba terdengar bunyi derap langkah kaki mendekat dari luar. Aku langsung menutup mulutku dan mengurungkan niat membuka pintu.
Jantungku berdebar kencang dan mendadak aku ketakutan.
Semoga ia melewati ruangan ini! batinku dalam hati sambil mematikan TV agar suaranya tak dapat terdengar dari luar.
Namun percuma, bunyi derap langkah kaki itu semakin keras sampai aku jadi ketakutan sendiri. Aku harus kabur! Aku harus menyelamatkan diri!
Dengan itu, aku pun membuka jendela dan melompat keluar. Tak lupa kututup dulu jendela setelah aku keluar. Aku pun berjalan sempoyongan dengan tubuh menggigil kedinginan.
Ternyata di luar sini lebih dingin daripada di kamar tadi.
Ah, ke mana aku harus menuju? Aku tak punya tempat tujuan.
RIDDLE!!!
[Riddle Story]
Hai, aku Jake Holmes, dan aku cukup terkenal di Inggris karena keahlian detektifku. Aku baru saja memecahkan kasus pembunuhan Kayla Mae Rheims, 31, di Manchester bulan lalu.
Kayla Mae ditembak di perut dan meninggal karena setengah jam kemudian. Pistolnya ditinggalkan di tempat kejadian yang tidak lain adalah rumah Kayla sendiri dan tidak ada jejak sidik jari ataupun DNA. Jelas si pembunuh telah merencanakan itu sebelumnya dan mengenakan sarung tangan. CCTV telah dinonaktifkan, tetapi masi bisa mengambil suara dari pembunuhan itu. Namun, suara si pembunuh telah sengaja diredam, sehingga suara aslinya tidak terdengar.
Aku sedih, terutama karena mereka telah menangkap seseorang yang jelas tidak bersalah. Tukang susu itu sedang berkeliling, lalu mendengar keributan. Ia datang ke rumah, melihat Kayla Mae sekarat dan mendengar siren ambulans, tapi polisi juga datang dan malah menangkapnya. Sudah jelas dari beberapa pernyataan saksi dan kamera CCTV di jalan bahwa tukang susu itu tidak bersalah.
Aku yakin, pembunuhnya adalah Dr Brian Rheims, suami Kayla Mae. Aku akhirnya mampu untuk mendapatkan akses ke audio dari adegan pembunuhan itu. beginilah suara yang terekam,
"Tolong, tolong......., aku bersumpah itu milikmu ..."
"Tidak! Aku tahu orang-orang di sekitar sini. Sudahlah, aku tahu itu bukan milikku!"
"Oh Tuhan ... Tolong, tolong, tolong aku! Seseorang! Tolong aku!"
"Tuhan tidak akan membantumu sekarang! Itu bukan milikku, dan sekarang tidak akan jadi milik siapapun!"
(Terdengar suara tembakan)
Aku terus berfikir keras untuk memecahkan kasus ini! Akhirnya, saya berhasil untuk mengetahui pelakunya, dan motif pembunuhan itu.
Siapa pembunuhnya, dan apa motifnya?
RIDDLE STORY
[Riddle Story]
Seorang lelaki ditemukan meninggal dengan cara dibunuh Minggu pagi tadi. Istrinya segera menelpon polisi. Polisi menanyakan istrinya dan beberapa staff yg bekerja dan mendapatkan alasan-alasan ini:
Istrinya berkata bahwa tadi dia sedang tidur.
Sang pembantu berkata bahwa tadi dia sedang mengambil surat di kotak surat.
Kokinya berkata bahwa tadi dia sedang memasak sarapan.
Tukang kebun berkata bahwa tadi dia sedang memetik sayur.
Tiba-tiba polisi langsung menangkap pelakunya.
CREEPYPASTA THE NAIL
[Creepy Pasta]
Creepypasta ini bercerita tentang sebuah lagu nina bobo dengan lirik menakutkan yang akan membawa pengalaman mengerikan pada seorang anak. Creepypasta ini mengalami sedikit perubahan pada endingnya bila dibandingkan dengan versi aslinya.
“Waktunya untuk tidur, The Nail sudah dekat.”
“Tapi anak penurut tak perlu takut”
“Tutup mata kirimu, lalu yang kanan.”
“Saatnya ucapkan selamat malam.”
Hingga aku berumur 9 tahun, aku tak banyak memikirkan tentang arti lagu itu. Kupikir itu hanya lagu pengantar tidur biasa yang dinyanyikan oleh seluruh ibu yang ada di negeri kepada anak mereka. Baru setelah aku cukup besar dan bertanya pada teman-temanku.
Namun tak ada yang pernah mendengar lagu itu.
Setiap malam, ketika aku hendak tidur, ibuku akan menyanyikan lagu pengantar tidur yang sama. Dan setiap malam, aku akan mengikuti sesuai liriknya. Aku akan menutup mata kiriku ketika lagunya mengatakan begitu, dan kemudian aku akan menutup mata kananku. Dan setelah kedua mataku terpejam, aku akan mencoba untuk tertidur.
Namun saat aku berumur 9 tahun, aku memutuskan untuk membaliknya.
Aku tak mengharapkan apapun untuk terjadi, sumpah. Itu hanya sebuah bentuk pemberontakan seorang anak yang duduk di kelas 3 SD. Aku tak melakukannya saat ibu menyanyikan lagu nina bobo itu. Aku tak mau dimarahi. Namun setelah ibuku meninggalkan kamarku, aku membuka mataku lagi. Dan kali ini aku menutup mata kananku dulu ....
Aku segera membuka mataku lagi. Aku telah melihat sesuatu. Seseorang. Di tengah cahaya remang-remang yang masuk melewati jendela kamarku, aku melihat sekilas sesosok lelaki, berdiri di pojok ruanganku. Ia berdiri di sana, menghadap ke dinding. Dan kupikir, ketika aku membuka mata kananku lagi, orang itu membalikkan badannya ke arahku.
Namun ia menghilang.
Aku masih ingat, pikiranku seperti melaju kencang dalam kepalaku. Aku tak yakin aku telah melihat sesuatu tadi. mungkin itu hanya imajinasiku. Namun bagaimana jika bukan? Bagaimana jika sesuatu memang ada di sana, sesuatu yang hanya bisa kulihat dengan mata kananku tertutup? Aku tak pernah melihatnya sebelumnya di kamarku sebelum ini. Ia tak pernah mengangguku. Jika ia benar-benar ada, mungkin saja ia tidak berbahaya? Namun bagaimana jika ia ingin menyakitiku?
Aku takut jika aku melihatnya lagi. Namun aku juga penasaran. Makanya aku menutup mata kananku kembali.
Ia tak lagi ada di pojok ruangan. Ia kini berdiri tepat di samping ranjangku. Dan dari sedikit cahaya yang menyinari kamarku, aku bisa meihat bahwa ia sedang memegang pisau yang diarahkan tepat di atas dadaku.
Saat ia menurunkan pisau itu, aku segera melompat dari atas ranjang ke lantai. Aku mendengar bunyi selimut sobek ketika pisau itu menembus dan mencabiknya. Aku membuka kedua mataku kali ini, namun aku tetap bisa melihatnya. Ia menoleh ke arahku dan aku memutuskan berlari untuk mencari ibuku.
Ia kemudian berjalan ke arahku ketika aku mulai mencari jalan ke pintu di tengah gelapnya kamarku. Aku menoleh dan melihatnya dengan lebih baik.
Pertama kupikir ia adalah seorang laki-laki, namun sekarang aku tak yakin. Bukannya aku mengatakan ia perempuan, namun wajahnya tampak tak bisa dibedakan apakah ia laki-laki atau perempuan. Mungkin ia keduanya, atau bahkan mungkin bukan kedua-duanya.
Aku tak memperhatikannya dengan saksama, karena saat itu yang kupikirkan hanya bagaimana menyelamatkan nyawaku darinya. Namun ada 3 hal yang kuingat darinya.
Ia hanya memiliki satu mata yang menyala dan terbuka lebar. Tidak, matanya tidak terpusat di tengah seperti cyclops, namun matanya ada di sebelah kiri seperti mata manusia normal. Namun di tempat dimana seharusnya terdapat mata kanan, tak ada apapun di sana. Tak ada lubang atau apapun. Hanya kulit yang halus, seolah tak pernah ada apapun di sana.
Namun itu bukan hal yang paling aneh darinya. Hal lainnya adalah mulutnya. Ia tersenyum, mulutnya membuka lebar. Namun di antara kedua bibirnya, seperti tak ada bukaan atau rongga mulut. Bahkan tak ada gigi. Yang kulihat seperti lempengan keramik yang rata dengan garis-garis yang menyerupai gigi dilukis di atasnya.
Dan hal yang paling aneh dan menyeramkan adalah kukunya. Hanya ada satu. Apa yang aku kira sebagai sebuah pisau ternyata bukanlah pisau sama sekali. Aku baru menyadari bahwa itu adalah kuku jari tengahnya. Jari-jari lain di tangannya nampak normal. Namun jari tengahnya membesar dengan ukuran yang menjijikkan dan kuku yang tajam dan melengkung seperti pisau mencuat di ujung jari tersebut.
Aku berusaha keras membuka pintu, namun pintu itu sepertinya macet. Makhluk itu terus mendekatiku sambil meringis bengis. Pisau, ah bukan, kukunya terarah kepadaku.
Akhirnya di detik-detik terakhir sebelum ia berhasil menghujamkan benda tajam itu ke dadaku lagi, aku berhasil membuka pintu dan berlari sambil menangis menjerit-jerit menuju kamar ibuku.
Aku tak menoleh. Aku hanya terus berlari. Dan ketika aku sampai di depan kamar ibuku, aku langsung membukanya tanpa mengetuk terlebih dahulu dan melompat ke atas tempat tidur.
“Ada apa sayang?” ibuku sepertinya telah tertidur dan kurasa aku telah membangunkannya. Dengan mata yang masih mengantuk, ia bangun dan menoleh ke arahku.
“Aku melihatnya,” aku terisak, “Aku melihat The Nail!”
“The Nail?” tanya ibuku. Aku segera melingkarkan tanganku di pinggangnya untuk memeluknya.
“The Nail! Dari lagu itu! Aku menutup mata kananku dulu, lalu aku melihatnya!”
“Lagu apa Nak? Ibu tak mengerti maksudmu ...”
Aku menatap ibuku dengan mata berkaca-kaca, “Lagu nina bobo yang selalu ibu nyanyikan setiap malam di kamarku sebelum aku tidur.”
Wajah ibuku langsung tampak merasa bersalah.
“Nak, maafkan ibu. Aku tahu ibu salah, selalu pulang larut malam sehingga agak mengabaikanmu. Namun ibu tak pernah menyanyikan lagu nina bobo di kamarmu. Tiap kali ibu mau masuk ke kamarmu untuk mengucapkan selamat malam, kau selalu sudah tertidur. Ibu tak pernah masuk ke kamarmu.”
CREEPYPASTA THE NAIL
[Creepy Pasta]
Creepypasta ini bercerita tentang sebuah lagu nina bobo dengan lirik menakutkan yang akan membawa pengalaman mengerikan pada seorang anak. Creepypasta ini mengalami sedikit perubahan pada endingnya bila dibandingkan dengan versi aslinya.
“Waktunya untuk tidur, The Nail sudah dekat.”
“Tapi anak penurut tak perlu takut”
“Tutup mata kirimu, lalu yang kanan.”
“Saatnya ucapkan selamat malam.”
Hingga aku berumur 9 tahun, aku tak banyak memikirkan tentang arti lagu itu. Kupikir itu hanya lagu pengantar tidur biasa yang dinyanyikan oleh seluruh ibu yang ada di negeri kepada anak mereka. Baru setelah aku cukup besar dan bertanya pada teman-temanku.
Namun tak ada yang pernah mendengar lagu itu.
Setiap malam, ketika aku hendak tidur, ibuku akan menyanyikan lagu pengantar tidur yang sama. Dan setiap malam, aku akan mengikuti sesuai liriknya. Aku akan menutup mata kiriku ketika lagunya mengatakan begitu, dan kemudian aku akan menutup mata kananku. Dan setelah kedua mataku terpejam, aku akan mencoba untuk tertidur.
Namun saat aku berumur 9 tahun, aku memutuskan untuk membaliknya.
Aku tak mengharapkan apapun untuk terjadi, sumpah. Itu hanya sebuah bentuk pemberontakan seorang anak yang duduk di kelas 3 SD. Aku tak melakukannya saat ibu menyanyikan lagu nina bobo itu. Aku tak mau dimarahi. Namun setelah ibuku meninggalkan kamarku, aku membuka mataku lagi. Dan kali ini aku menutup mata kananku dulu ....
Aku segera membuka mataku lagi. Aku telah melihat sesuatu. Seseorang. Di tengah cahaya remang-remang yang masuk melewati jendela kamarku, aku melihat sekilas sesosok lelaki, berdiri di pojok ruanganku. Ia berdiri di sana, menghadap ke dinding. Dan kupikir, ketika aku membuka mata kananku lagi, orang itu membalikkan badannya ke arahku.
Namun ia menghilang.
Aku masih ingat, pikiranku seperti melaju kencang dalam kepalaku. Aku tak yakin aku telah melihat sesuatu tadi. mungkin itu hanya imajinasiku. Namun bagaimana jika bukan? Bagaimana jika sesuatu memang ada di sana, sesuatu yang hanya bisa kulihat dengan mata kananku tertutup? Aku tak pernah melihatnya sebelumnya di kamarku sebelum ini. Ia tak pernah mengangguku. Jika ia benar-benar ada, mungkin saja ia tidak berbahaya? Namun bagaimana jika ia ingin menyakitiku?
Aku takut jika aku melihatnya lagi. Namun aku juga penasaran. Makanya aku menutup mata kananku kembali.
Ia tak lagi ada di pojok ruangan. Ia kini berdiri tepat di samping ranjangku. Dan dari sedikit cahaya yang menyinari kamarku, aku bisa meihat bahwa ia sedang memegang pisau yang diarahkan tepat di atas dadaku.
Saat ia menurunkan pisau itu, aku segera melompat dari atas ranjang ke lantai. Aku mendengar bunyi selimut sobek ketika pisau itu menembus dan mencabiknya. Aku membuka kedua mataku kali ini, namun aku tetap bisa melihatnya. Ia menoleh ke arahku dan aku memutuskan berlari untuk mencari ibuku.
Ia kemudian berjalan ke arahku ketika aku mulai mencari jalan ke pintu di tengah gelapnya kamarku. Aku menoleh dan melihatnya dengan lebih baik.
Pertama kupikir ia adalah seorang laki-laki, namun sekarang aku tak yakin. Bukannya aku mengatakan ia perempuan, namun wajahnya tampak tak bisa dibedakan apakah ia laki-laki atau perempuan. Mungkin ia keduanya, atau bahkan mungkin bukan kedua-duanya.
Aku tak memperhatikannya dengan saksama, karena saat itu yang kupikirkan hanya bagaimana menyelamatkan nyawaku darinya. Namun ada 3 hal yang kuingat darinya.
Ia hanya memiliki satu mata yang menyala dan terbuka lebar. Tidak, matanya tidak terpusat di tengah seperti cyclops, namun matanya ada di sebelah kiri seperti mata manusia normal. Namun di tempat dimana seharusnya terdapat mata kanan, tak ada apapun di sana. Tak ada lubang atau apapun. Hanya kulit yang halus, seolah tak pernah ada apapun di sana.
Namun itu bukan hal yang paling aneh darinya. Hal lainnya adalah mulutnya. Ia tersenyum, mulutnya membuka lebar. Namun di antara kedua bibirnya, seperti tak ada bukaan atau rongga mulut. Bahkan tak ada gigi. Yang kulihat seperti lempengan keramik yang rata dengan garis-garis yang menyerupai gigi dilukis di atasnya.
Dan hal yang paling aneh dan menyeramkan adalah kukunya. Hanya ada satu. Apa yang aku kira sebagai sebuah pisau ternyata bukanlah pisau sama sekali. Aku baru menyadari bahwa itu adalah kuku jari tengahnya. Jari-jari lain di tangannya nampak normal. Namun jari tengahnya membesar dengan ukuran yang menjijikkan dan kuku yang tajam dan melengkung seperti pisau mencuat di ujung jari tersebut.
Aku berusaha keras membuka pintu, namun pintu itu sepertinya macet. Makhluk itu terus mendekatiku sambil meringis bengis. Pisau, ah bukan, kukunya terarah kepadaku.
Akhirnya di detik-detik terakhir sebelum ia berhasil menghujamkan benda tajam itu ke dadaku lagi, aku berhasil membuka pintu dan berlari sambil menangis menjerit-jerit menuju kamar ibuku.
Aku tak menoleh. Aku hanya terus berlari. Dan ketika aku sampai di depan kamar ibuku, aku langsung membukanya tanpa mengetuk terlebih dahulu dan melompat ke atas tempat tidur.
“Ada apa sayang?” ibuku sepertinya telah tertidur dan kurasa aku telah membangunkannya. Dengan mata yang masih mengantuk, ia bangun dan menoleh ke arahku.
“Aku melihatnya,” aku terisak, “Aku melihat The Nail!”
“The Nail?” tanya ibuku. Aku segera melingkarkan tanganku di pinggangnya untuk memeluknya.
“The Nail! Dari lagu itu! Aku menutup mata kananku dulu, lalu aku melihatnya!”
“Lagu apa Nak? Ibu tak mengerti maksudmu ...”
Aku menatap ibuku dengan mata berkaca-kaca, “Lagu nina bobo yang selalu ibu nyanyikan setiap malam di kamarku sebelum aku tidur.”
Wajah ibuku langsung tampak merasa bersalah.
“Nak, maafkan ibu. Aku tahu ibu salah, selalu pulang larut malam sehingga agak mengabaikanmu. Namun ibu tak pernah menyanyikan lagu nina bobo di kamarmu. Tiap kali ibu mau masuk ke kamarmu untuk mengucapkan selamat malam, kau selalu sudah tertidur. Ibu tak pernah masuk ke kamarmu.”
RIDDLE STORY
[Riddle Story]
Seorang lelaki ditemukan meninggal dengan cara dibunuh Minggu pagi tadi. Istrinya segera menelpon polisi. Polisi menanyakan istrinya dan beberapa staff yg bekerja dan mendapatkan alasan-alasan ini:
Istrinya berkata bahwa tadi dia sedang tidur.
Sang pembantu berkata bahwa tadi dia sedang mengambil surat di kotak surat.
Kokinya berkata bahwa tadi dia sedang memasak sarapan.
Tukang kebun berkata bahwa tadi dia sedang memetik sayur.
Tiba-tiba polisi langsung menangkap pelakunya.
RIDDLE!!!
[Riddle Story]
Hai, aku Jake Holmes, dan aku cukup terkenal di Inggris karena keahlian detektifku. Aku baru saja memecahkan kasus pembunuhan Kayla Mae Rheims, 31, di Manchester bulan lalu.
Kayla Mae ditembak di perut dan meninggal karena setengah jam kemudian. Pistolnya ditinggalkan di tempat kejadian yang tidak lain adalah rumah Kayla sendiri dan tidak ada jejak sidik jari ataupun DNA. Jelas si pembunuh telah merencanakan itu sebelumnya dan mengenakan sarung tangan. CCTV telah dinonaktifkan, tetapi masi bisa mengambil suara dari pembunuhan itu. Namun, suara si pembunuh telah sengaja diredam, sehingga suara aslinya tidak terdengar.
Aku sedih, terutama karena mereka telah menangkap seseorang yang jelas tidak bersalah. Tukang susu itu sedang berkeliling, lalu mendengar keributan. Ia datang ke rumah, melihat Kayla Mae sekarat dan mendengar siren ambulans, tapi polisi juga datang dan malah menangkapnya. Sudah jelas dari beberapa pernyataan saksi dan kamera CCTV di jalan bahwa tukang susu itu tidak bersalah.
Aku yakin, pembunuhnya adalah Dr Brian Rheims, suami Kayla Mae. Aku akhirnya mampu untuk mendapatkan akses ke audio dari adegan pembunuhan itu. beginilah suara yang terekam,
"Tolong, tolong......., aku bersumpah itu milikmu ..."
"Tidak! Aku tahu orang-orang di sekitar sini. Sudahlah, aku tahu itu bukan milikku!"
"Oh Tuhan ... Tolong, tolong, tolong aku! Seseorang! Tolong aku!"
"Tuhan tidak akan membantumu sekarang! Itu bukan milikku, dan sekarang tidak akan jadi milik siapapun!"
(Terdengar suara tembakan)
Aku terus berfikir keras untuk memecahkan kasus ini! Akhirnya, saya berhasil untuk mengetahui pelakunya, dan motif pembunuhan itu.
Siapa pembunuhnya, dan apa motifnya?
Riddle!!
[Riddle Story]
Di sebuah Kota A terjadi pembunuhan terhadap seorang pengusaha kaya
dia ditemukan tewas dengan kondisi yang mengenaskan.
di tangannya ditemukan secarik kertas bertuliskan" SECOND ASDFGHJK"
Dan Tulisan "QWERTY". dan sebuah angka" FIRST 5" dan sebuah kata yaitu aufeinanderfolgende
Ssetelah diselidiki orang yang tidak memiliki alibi adalah
* Vatovsky Orang Russia sebagai penasihat keuangan sang pengusaha
* Jell Orang Jerman sebagai anak sang pengusaha
* Vladimir Orang Russia Sebagai penerjemah bahasa dan angka sang pengusaha
* Jlizk Orang Russia Sebagai chef sang pengusaha
Clue:
Pengusaha adalah orang Jerman
Angka 5 adalah jenis angka yang ada di jam BIG BEN
RIDDLE TIME!
[Riddle Story]
Seorang pencuri Profesional, melakukan aksinya di sebuah hotel yang sedang menggelar pameran. Dalam aksinya, ia selalu meninggalkan kartu Remi KING (K), untuk menandakan bahwa semua itu dilakukan oleh orang yang sama. Pada aksi kali ini, ternyata bukan hanya kartu Remi saja yang ia tinggalkan di TKP, tetapi juga ada sepucuk surat, polisi pun memanggil detective ternama yaitu Sherlock Holmes. Kemudian Holmes pun membaca surat yang ditinggalkan pelaku yang berbunyi demikian:
"Aku adalah pencuri yang selama ini kalian cari,. memang tidak biasanya aku meninggalkan sepucuk urat begini, tapi di surat ini, aku ingin mengatakan bahwa aku akan pensiun. Dua minggu lagi, aku akan melaksanakan pencurian besar-besaran di suatu tempat. Aku ingin ada yang menghalangi aksi ku, karena itu aku akan memberi tahu kalian tempat itu. dan tentu saja aku tidak memberi tahu secara cuma-cuma.
Aku akan memberi tahu kalian sebuah kode. ini adalah kode nya :
12151407151204041514
Nah, untuk mempermudah, kuberi kalian clue "buang benda berharga di sana" dan lagi, perlu diingat, aku telah memasang bom mekanik di sana, untuk menjinakkannya, kalian harus memasukkan kode. kode nya berupa huruf, yaitu "benda berharga yang telah dibuang dalam clue di atas","
Bagaimana cara Sherlock Holmes memecahkan kasus tersebut yaitu mengetahui tempat dan kode bom?
RIDDLE TIME!
[Riddle Story]
Seorang pencuri Profesional, melakukan aksinya di sebuah hotel yang sedang menggelar pameran. Dalam aksinya, ia selalu meninggalkan kartu Remi KING (K), untuk menandakan bahwa semua itu dilakukan oleh orang yang sama. Pada aksi kali ini, ternyata bukan hanya kartu Remi saja yang ia tinggalkan di TKP, tetapi juga ada sepucuk surat, polisi pun memanggil detective ternama yaitu Sherlock Holmes. Kemudian Holmes pun membaca surat yang ditinggalkan pelaku yang berbunyi demikian:
"Aku adalah pencuri yang selama ini kalian cari,. memang tidak biasanya aku meninggalkan sepucuk urat begini, tapi di surat ini, aku ingin mengatakan bahwa aku akan pensiun. Dua minggu lagi, aku akan melaksanakan pencurian besar-besaran di suatu tempat. Aku ingin ada yang menghalangi aksi ku, karena itu aku akan memberi tahu kalian tempat itu. dan tentu saja aku tidak memberi tahu secara cuma-cuma.
Aku akan memberi tahu kalian sebuah kode. ini adalah kode nya :
12151407151204041514
Nah, untuk mempermudah, kuberi kalian clue "buang benda berharga di sana" dan lagi, perlu diingat, aku telah memasang bom mekanik di sana, untuk menjinakkannya, kalian harus memasukkan kode. kode nya berupa huruf, yaitu "benda berharga yang telah dibuang dalam clue di atas","
Bagaimana cara Sherlock Holmes memecahkan kasus tersebut yaitu mengetahui tempat dan kode bom?
Riddle!!
[Riddle Story]
Di sebuah Kota A terjadi pembunuhan terhadap seorang pengusaha kaya
dia ditemukan tewas dengan kondisi yang mengenaskan.
di tangannya ditemukan secarik kertas bertuliskan" SECOND ASDFGHJK"
Dan Tulisan "QWERTY". dan sebuah angka" FIRST 5" dan sebuah kata yaitu aufeinanderfolgende
Ssetelah diselidiki orang yang tidak memiliki alibi adalah
* Vatovsky Orang Russia sebagai penasihat keuangan sang pengusaha
* Jell Orang Jerman sebagai anak sang pengusaha
* Vladimir Orang Russia Sebagai penerjemah bahasa dan angka sang pengusaha
* Jlizk Orang Russia Sebagai chef sang pengusaha
Clue:
Pengusaha adalah orang Jerman
Angka 5 adalah jenis angka yang ada di jam BIG BEN
Riddle
[Riddle Story]
Adik perempuanku selalu mengabaikanku. Aku mengerti, dia kecewa denganku karena aku berselingkuh dengan pacarnya. Tapi aku kini selalu mencoba berbicara baik-baik padanya dan mencoba menghabiskan lebih banyak waktu dengannya. Namun dia masih tak mau mendengarkanku ketika aku berkata bahwa pacarnya adalah seorang bajingan.
Aku harus membuatnya mendengarkanku! Membuatnya mengerti. Dia sama sekali tidak marah ketika aku memecahkan bingkai foto mereka berdua bersama. Ia hanya sedikit saja peduli ketika aku menyembunyikan handphone-nya agar ia tak bisa menelpon pria itu. Aku bahkan menghancurkan bunga yang ia berikan pada adikku. Namun semua itu percuma. Adikku masih belum juga mengerti.
Aku benar-benar berharap ia mendengarkanku kali ini saja! Dia benar-benar harus tahu alasanku mati.
Riddle
[Riddle Story]
Adik perempuanku selalu mengabaikanku. Aku mengerti, dia kecewa denganku karena aku berselingkuh dengan pacarnya. Tapi aku kini selalu mencoba berbicara baik-baik padanya dan mencoba menghabiskan lebih banyak waktu dengannya. Namun dia masih tak mau mendengarkanku ketika aku berkata bahwa pacarnya adalah seorang bajingan.
Aku harus membuatnya mendengarkanku! Membuatnya mengerti. Dia sama sekali tidak marah ketika aku memecahkan bingkai foto mereka berdua bersama. Ia hanya sedikit saja peduli ketika aku menyembunyikan handphone-nya agar ia tak bisa menelpon pria itu. Aku bahkan menghancurkan bunga yang ia berikan pada adikku. Namun semua itu percuma. Adikku masih belum juga mengerti.
Aku benar-benar berharap ia mendengarkanku kali ini saja! Dia benar-benar harus tahu alasanku mati.
CREEPYPASTA STORY
[Creepypasta story]
Creepypasta ini menceritakan dua orang muda mudi yang bercakap-cakap dengan aplikasi chat “whatsapp” hingga salah satu dari mereka mengalami pengalaman menakutkan yang tak bisa dijelaskan dengan akal sehat.
annie96: kau sudah tidur?
mcdavey: belum. Kau juga?
annie96: tak bisa .... karena suara angin ... bunyinya seperti kucing berkelahi ... apa alasanmu?
mcdavey: belajar :(
annie96: wtf ... suara anginnya kencang sekali ... benar2 nggak normal
mcdavey: nggak ada angin di sini. Cuman hujan
annie96: Huh enaknya. Aku butuh tidur cantikku! :p
mcdavey: Yup aku rasa kau memerlukannya ;)
annie96: sial sepertinya ada suara langkah kaki di luar jendela kamarku
mcdavey: suruh ayahmu yang galak itu untuk memeriksanya :p
annie96: aku di rumah sendirian sekarang! Bukannya aku sudah memberitahumu kemarin?
mcdavey: benarkah? Sampai kapan. Tahu begitu aku ke rumahmu saja :D
annie96: jangan becanda! Serius aku mendengar suara langkah kaki di luar tapi aku terlalu takut untuk memeriksanya
mcdavey: jangan lihat ke luar jendela. Bagaimana jika kamu melihat seorang pria tua cabul sedang menatapmu :p
annie96: TIDAK LUCU DAVID!
mcdavey: tenanglah. Aku yakin itu bukan apa-apa
annie96: benatr kuperiksa dulu
mcdavey: jika ada sesuatu yang aneh sebaiknya kau menelepon orang tuamu
annie96: David ada seseorang di taman!!!
mcdavey: benarkah?
annie96: YA! Aku bisa melihat punggungnya…
mcdavey: apa yang ia lakukan?
annie96: mungkin ia sedang mencari sesuatu? Ia sedang berjongkok di semak-semak…
mcdavey: haha mungkin dia sedang mabuk atau apa ... mungkin mencari narkobanya :p
annie96: david ini serius! Aku harus bagaimana??
mcdavey: jangan lakukan apapun? Ia mungkin akan pergi sendiri :)
annie96: omg sekarang ia sedang menggali dengan tangannya ... ia merusak tamanku!
annie96: sial dia menoleh
mcdavey: bagaimana wajahnya?
annie96: DAVID WTF INI TIDAK LUCU
mcdavey: apa??
annie96: MENGAPA KAU MELAKUKAN INI?
mcdavey: apa yang kau katakan??
annie96: aku bisa melihatmu! Di taman rumahku! Bagaimana kau bisa menulis tanpa menyentuh handphonemu? Lihat ke atas! Apa kau melihatku? Aku sedang mengetuk-ngetuk kaca jendela
mcdavey: Fuck annie, kau menakutiku ... aku tidak berada di rumahmu sekarang. Itu bukan aku
annie96: BERHENTILAH MENGERJAIKU! Aku bisa melihat wajahmu dan kau sedang mengenakan jaket futbol bodohmu yang selalu kau banggakan itu!
mcdavey: itu pasti seseorang yang mirip denganku. Jujur annie, aku ada di rumah sekarang. aku takkan mengerjaimu seperti itu :)
annie96: pasti salah seorang temanmu david sedang memainkan lelucon sakit. Siapa saja orang lain yang bisa mengenakan jaket seperti itu
mcdavey: banyak yang memakai jaket seperti itu! Namun tak ada kok temanku yang mirip denganku. Ah akui saja itu pasti gara2 kau sedang memikirkanku ;)
annie96: omg dia menggali lagi
mcdavey: annie, bukannya kamu punya senjata di rumahmu?
annie96: jangan bodoh david. Aku tak bisa menembak siapapun.
mcdavey: kau tak harus menggunakannya. Tunjukkan saja bahwa kau memilikinya. Itu akan membuatnya takut
annie96: bukannya jaketmu ada namamu di belakangmu?
mcdavey: ya semua anggota tim punya satu dengan nama mereka di belakangnya
annie96: aku bisa melihat namamu!!!
mcdavey: apa
annie96: WHAT THE HELL DAVID
mcdavey: Annie jaketku ada di lemariku…
annie96: SIAL DIA MELIHATKU
annie96: MENGAPA DIA TERSENYUM SEPERTI ITU
annie96: DIA DATANG
mcdavey: PANGGIL POLISI!!!
mcdavey: ANNIE?!
mcdavey: ANNIE AYO JAWAB
mcdavey: aku sudah memanggil polisi. Aku mengatakan ada yang mendobrak masuk ke rumahmu. Mereka mengatakan akan segera datang, namun butuh waktu setengah jam
mcdavey: annie kau ada di situ?
annie96: ia ada di dalam rumah. Aku tak bisa bicara, harus diam. Lampu mati, aku ada di dalam lemari dengan pisau. Sulit untuk mengetuk. Aku gemetaran
mcdavey: bertahanlah annie polisi akan datang dalam 20 menit ... apa kau tahu dimana laki2 itu sekarang?
annie96: makhluk itu. Wajahnya saat ia melihatku ... tak ada manusia yang terlihat seperti itu ....
mcdavey: ya tuhan apa dia tahu dimana kau sekarang?
annie96: tidak aku mengambil pisau saat aku melihatna berlari ke arah rumah dan aku bersembunyi di dalam lemari ketika aku mendengar ia mendobrak masuk
mcdavey: ok kau baik2 saja. Mungkin saja dia mabuk dan ia pasti tak memiliki otak untuk mencarimu di dalam lemari ... polisi akan segera datang
annie96: ya tuhan ia memanggilku
annie96: suaranya tidak seperti suaramu david
annie96: suaranya sangat dalam
annie96: mengisi rumah
annie96: mengisi kepalaku
mcdavey: apa yang ia katakan?
annie96: “keluarlah annie.”
annie96: “aku hanya ingin melihatmu.”
annie96: ia mengulanginya terus-menerus
annie96: apa aku sudah gila david?
annie96: apa ini rasanya menjadi gila?
mcdavey: tinggal 10 menit lagi annie! Kau akan baik2 saja. Kau kuat ... kau pasti bisa melalui semua ini!
annie96: ia datang menaiki tangga ... sangat pelan ... langkahnya sangat tidak teratur
annie96: mengapa ia harus mirip sepertimu david? mengapa??
mcdavey: aku tak tahu annie!! Kumohon percayalah
annie96: bisakah kau membuatnya berhenti?
annie96: kumohon buatlah ia berhenti?
mcdavey: jika aku bisa aku akan melakukannya
annie96: ia ada di ujung lorong
annie96: david aku tak mengatakan apapun pada orang tuaku saat mereka pergi
annie96: aku sedang mendengarkan musik
annie96: apa itu saat terakhir aku bertemu mereka?
mcdavey: annie
annie96: ini pasti ada hubungannya denganmu david ... hanya kau yang bisa membuatnya berhenti ... berpikirlah..
mcdavey: AKU TAK TAHU ANNIE DEMI TUHAN
annie96: kumohon …
mcdavey: mungkin ini karena … karena aku terus memikirkanmu
mcdavey: aku memikirkanmu setiap saat
annie96: kalau begitu berhentilah.
mcdavey: aku tak tahu bagaimana caranya
annie96: ia menggaruk dinding dengan sesuatu ... ia mendekat ... kumohon lakukan sesuatu david..
mcdavey: aku mencobanya
annie96: ia semakin pelan. Cobalah lagi.
annie96: apapun yang kau lakukan sepertinya berhasil.
annie96: ia berhenti. Aku tak bisa mendengarnya lagi
mcdavey: benarkah? Jangan keluar tetap di sana sampai polisi datang!
annie96: apa yang harus kukatakan pada mereka jika mereka datang?
mcdavey: SEMUANYA annie SEMUANYA yang kau kau katakan kepadaku
annie96: aku tak tahu kau memiliki perasaan seperti itu terhadapku David :)
mcdavey: aku sangat lega semua telah berakhir
annie96: bisakah besok malam aku ke tempatmu David? Aku benar-benar ingin menemuimu :)
mcdavey: tentu saja annie
annie96: Hebat! Aku tak sabar lagi!
mcdavey: annie…
mcdavey: annie bagaimana aku tahu ini benar-benar kamu?
Annie96 went offline.
SOLVE THIS RIDDLE!
[Riddle Story]
Waduh kacau, tanpa sadar hari sudah siang begini. Aku harus segera berangkat. Lima menit lagi sudah jam masuk kantor, namun aku belum mencuci wajahku. Jadi aku segera masuk ke kamar mandi dan mencuci wajahku.
Aku membuka keran air dan segera mencipratkan air ke wajahku. Kemudian aku menuang sabun ke tanganku dan menggosoknya. Aku lalu menyebarkan busanya ke seluruh wajahku sambil memijit-mijitnya pelan.
Suara air yang masuk ke dalam saluran air wastafel terdengar bergema hingga ke penjuru kamar mandi. Aku sendirian saat itu.
Setelah selesai menyabuni wajahku, aku segera meraih air untuk mencuci busanya.
Hah? Apa? Dimana airnya?
Waduh..waduh...sabunnya mulai masuk ke mataku. Bisa tambah perih jika aku tak segera membilasnya.
Kerannya...mana kerannya?
Aku berusaha mencari keran air dengan mata tertutup dengan meraba-raba wastafel.
Ah, ketemu! Ini dia kerannya.
Dengan perasaan lega aku membuka keran air dan airpun mulai mengalir keluar dengan deras.
Aku mencuci wajahku hingga bersih dan mengeringkannya (dengan lengan bajuku, soalnya aku tak punya pilihan lain).
Aku agak takut melihat ke arah cermin.
Aku belum bercukur juga, tapi tak apalah.
Akupun segera berlari, mencoba keluar dari kamar mandi secepat mungkin
SOLVE THIS RIDDLE!
[Riddle Story]
Waduh kacau, tanpa sadar hari sudah siang begini. Aku harus segera berangkat. Lima menit lagi sudah jam masuk kantor, namun aku belum mencuci wajahku. Jadi aku segera masuk ke kamar mandi dan mencuci wajahku.
Aku membuka keran air dan segera mencipratkan air ke wajahku. Kemudian aku menuang sabun ke tanganku dan menggosoknya. Aku lalu menyebarkan busanya ke seluruh wajahku sambil memijit-mijitnya pelan.
Suara air yang masuk ke dalam saluran air wastafel terdengar bergema hingga ke penjuru kamar mandi. Aku sendirian saat itu.
Setelah selesai menyabuni wajahku, aku segera meraih air untuk mencuci busanya.
Hah? Apa? Dimana airnya?
Waduh..waduh...sabunnya mulai masuk ke mataku. Bisa tambah perih jika aku tak segera membilasnya.
Kerannya...mana kerannya?
Aku berusaha mencari keran air dengan mata tertutup dengan meraba-raba wastafel.
Ah, ketemu! Ini dia kerannya.
Dengan perasaan lega aku membuka keran air dan airpun mulai mengalir keluar dengan deras.
Aku mencuci wajahku hingga bersih dan mengeringkannya (dengan lengan bajuku, soalnya aku tak punya pilihan lain).
Aku agak takut melihat ke arah cermin.
Aku belum bercukur juga, tapi tak apalah.
Akupun segera berlari, mencoba keluar dari kamar mandi secepat mungkin
CREEPYPASTA STORY
[Creepypasta story]
Creepypasta ini menceritakan dua orang muda mudi yang bercakap-cakap dengan aplikasi chat “whatsapp” hingga salah satu dari mereka mengalami pengalaman menakutkan yang tak bisa dijelaskan dengan akal sehat.
annie96: kau sudah tidur?
mcdavey: belum. Kau juga?
annie96: tak bisa .... karena suara angin ... bunyinya seperti kucing berkelahi ... apa alasanmu?
mcdavey: belajar :(
annie96: wtf ... suara anginnya kencang sekali ... benar2 nggak normal
mcdavey: nggak ada angin di sini. Cuman hujan
annie96: Huh enaknya. Aku butuh tidur cantikku! :p
mcdavey: Yup aku rasa kau memerlukannya ;)
annie96: sial sepertinya ada suara langkah kaki di luar jendela kamarku
mcdavey: suruh ayahmu yang galak itu untuk memeriksanya :p
annie96: aku di rumah sendirian sekarang! Bukannya aku sudah memberitahumu kemarin?
mcdavey: benarkah? Sampai kapan. Tahu begitu aku ke rumahmu saja :D
annie96: jangan becanda! Serius aku mendengar suara langkah kaki di luar tapi aku terlalu takut untuk memeriksanya
mcdavey: jangan lihat ke luar jendela. Bagaimana jika kamu melihat seorang pria tua cabul sedang menatapmu :p
annie96: TIDAK LUCU DAVID!
mcdavey: tenanglah. Aku yakin itu bukan apa-apa
annie96: benatr kuperiksa dulu
mcdavey: jika ada sesuatu yang aneh sebaiknya kau menelepon orang tuamu
annie96: David ada seseorang di taman!!!
mcdavey: benarkah?
annie96: YA! Aku bisa melihat punggungnya…
mcdavey: apa yang ia lakukan?
annie96: mungkin ia sedang mencari sesuatu? Ia sedang berjongkok di semak-semak…
mcdavey: haha mungkin dia sedang mabuk atau apa ... mungkin mencari narkobanya :p
annie96: david ini serius! Aku harus bagaimana??
mcdavey: jangan lakukan apapun? Ia mungkin akan pergi sendiri :)
annie96: omg sekarang ia sedang menggali dengan tangannya ... ia merusak tamanku!
annie96: sial dia menoleh
mcdavey: bagaimana wajahnya?
annie96: DAVID WTF INI TIDAK LUCU
mcdavey: apa??
annie96: MENGAPA KAU MELAKUKAN INI?
mcdavey: apa yang kau katakan??
annie96: aku bisa melihatmu! Di taman rumahku! Bagaimana kau bisa menulis tanpa menyentuh handphonemu? Lihat ke atas! Apa kau melihatku? Aku sedang mengetuk-ngetuk kaca jendela
mcdavey: Fuck annie, kau menakutiku ... aku tidak berada di rumahmu sekarang. Itu bukan aku
annie96: BERHENTILAH MENGERJAIKU! Aku bisa melihat wajahmu dan kau sedang mengenakan jaket futbol bodohmu yang selalu kau banggakan itu!
mcdavey: itu pasti seseorang yang mirip denganku. Jujur annie, aku ada di rumah sekarang. aku takkan mengerjaimu seperti itu :)
annie96: pasti salah seorang temanmu david sedang memainkan lelucon sakit. Siapa saja orang lain yang bisa mengenakan jaket seperti itu
mcdavey: banyak yang memakai jaket seperti itu! Namun tak ada kok temanku yang mirip denganku. Ah akui saja itu pasti gara2 kau sedang memikirkanku ;)
annie96: omg dia menggali lagi
mcdavey: annie, bukannya kamu punya senjata di rumahmu?
annie96: jangan bodoh david. Aku tak bisa menembak siapapun.
mcdavey: kau tak harus menggunakannya. Tunjukkan saja bahwa kau memilikinya. Itu akan membuatnya takut
annie96: bukannya jaketmu ada namamu di belakangmu?
mcdavey: ya semua anggota tim punya satu dengan nama mereka di belakangnya
annie96: aku bisa melihat namamu!!!
mcdavey: apa
annie96: WHAT THE HELL DAVID
mcdavey: Annie jaketku ada di lemariku…
annie96: SIAL DIA MELIHATKU
annie96: MENGAPA DIA TERSENYUM SEPERTI ITU
annie96: DIA DATANG
mcdavey: PANGGIL POLISI!!!
mcdavey: ANNIE?!
mcdavey: ANNIE AYO JAWAB
mcdavey: aku sudah memanggil polisi. Aku mengatakan ada yang mendobrak masuk ke rumahmu. Mereka mengatakan akan segera datang, namun butuh waktu setengah jam
mcdavey: annie kau ada di situ?
annie96: ia ada di dalam rumah. Aku tak bisa bicara, harus diam. Lampu mati, aku ada di dalam lemari dengan pisau. Sulit untuk mengetuk. Aku gemetaran
mcdavey: bertahanlah annie polisi akan datang dalam 20 menit ... apa kau tahu dimana laki2 itu sekarang?
annie96: makhluk itu. Wajahnya saat ia melihatku ... tak ada manusia yang terlihat seperti itu ....
mcdavey: ya tuhan apa dia tahu dimana kau sekarang?
annie96: tidak aku mengambil pisau saat aku melihatna berlari ke arah rumah dan aku bersembunyi di dalam lemari ketika aku mendengar ia mendobrak masuk
mcdavey: ok kau baik2 saja. Mungkin saja dia mabuk dan ia pasti tak memiliki otak untuk mencarimu di dalam lemari ... polisi akan segera datang
annie96: ya tuhan ia memanggilku
annie96: suaranya tidak seperti suaramu david
annie96: suaranya sangat dalam
annie96: mengisi rumah
annie96: mengisi kepalaku
mcdavey: apa yang ia katakan?
annie96: “keluarlah annie.”
annie96: “aku hanya ingin melihatmu.”
annie96: ia mengulanginya terus-menerus
annie96: apa aku sudah gila david?
annie96: apa ini rasanya menjadi gila?
mcdavey: tinggal 10 menit lagi annie! Kau akan baik2 saja. Kau kuat ... kau pasti bisa melalui semua ini!
annie96: ia datang menaiki tangga ... sangat pelan ... langkahnya sangat tidak teratur
annie96: mengapa ia harus mirip sepertimu david? mengapa??
mcdavey: aku tak tahu annie!! Kumohon percayalah
annie96: bisakah kau membuatnya berhenti?
annie96: kumohon buatlah ia berhenti?
mcdavey: jika aku bisa aku akan melakukannya
annie96: ia ada di ujung lorong
annie96: david aku tak mengatakan apapun pada orang tuaku saat mereka pergi
annie96: aku sedang mendengarkan musik
annie96: apa itu saat terakhir aku bertemu mereka?
mcdavey: annie
annie96: ini pasti ada hubungannya denganmu david ... hanya kau yang bisa membuatnya berhenti ... berpikirlah..
mcdavey: AKU TAK TAHU ANNIE DEMI TUHAN
annie96: kumohon …
mcdavey: mungkin ini karena … karena aku terus memikirkanmu
mcdavey: aku memikirkanmu setiap saat
annie96: kalau begitu berhentilah.
mcdavey: aku tak tahu bagaimana caranya
annie96: ia menggaruk dinding dengan sesuatu ... ia mendekat ... kumohon lakukan sesuatu david..
mcdavey: aku mencobanya
annie96: ia semakin pelan. Cobalah lagi.
annie96: apapun yang kau lakukan sepertinya berhasil.
annie96: ia berhenti. Aku tak bisa mendengarnya lagi
mcdavey: benarkah? Jangan keluar tetap di sana sampai polisi datang!
annie96: apa yang harus kukatakan pada mereka jika mereka datang?
mcdavey: SEMUANYA annie SEMUANYA yang kau kau katakan kepadaku
annie96: aku tak tahu kau memiliki perasaan seperti itu terhadapku David :)
mcdavey: aku sangat lega semua telah berakhir
annie96: bisakah besok malam aku ke tempatmu David? Aku benar-benar ingin menemuimu :)
mcdavey: tentu saja annie
annie96: Hebat! Aku tak sabar lagi!
mcdavey: annie…
mcdavey: annie bagaimana aku tahu ini benar-benar kamu?
Annie96 went offline.
RIDDLE STORY
[Riddle Story]
Aku anak tunggal, aku sekolah di sekolah dasar tidak jauh dari rumahku. Aku tinggal bersama ibu dan ayahku beserta satu orang pembantu dan satu orang sopir. Sebut saja pembantuku Bi ratna dan Sopirku Pak Ojan. Semua berjalan baik-baik saja. Namun semua berubah setelah kelahiran adikku. Semua orang sangat memperhatikannya. Aku tersisihkan...
Pada malam itu, saat ayahku pergi ke luar kota aku masuk ke kamar ibuku. Kulihat ibuku tertidur lelap bersama adikku yang masih bayi. Sepertinya ibuku tertidur setelah menyusui adikku. Akupun mengambil racun tikus di gudang, kucampur air agar lembek dan langsung aku oleskan pada puting ibuku.
Besok pagi sekali akupun bersiap sendiri untuk berangkat ke sekolah. "Duh lama sekali nih pak ojan...", gumamku. Akhirnya ku putuskan berangkat sendiri ke sekolah.
Sorenya saat aku pulang, di rumah tidak ada siapa siapa, tak lama ibu pulang. Ku tanya darimana saja, "Ibu baru mengantar pak ojan pulang" jawab ibuku yg terlihat lelah menggendong adikku. Aku tak banyak bertanya lagi. Besoknya aku berangkat sekolah diantar ke sekolah oleh seseorang yg belum pernah kulihat sebelumnya. Tapi aku pikir ada sesuatu yang aneh.
RIDDLE TIME!
[Riddle Story]
Aku bekerja sebagai programmer di perusahaan Multimedia, karena jarak antara rumah dan kantorku sangat jauh jadi aku harus berangkat ke kantor setiap pukul 4 pagi dan kembali ke rumah pukul 10 malam. Rumahku berlantai 3 dan saat ini hanya aku dan anaku yang menempati di lantai teratas, Ketika aku pulang dan lekas mandi anaku berteriak memanggilku, setelah kudatangi ternyata anaku kaget karena ada monster di jendela, saat kubuka jendelanya ternyata itu adalah hanya dahan pohon, aku pun menenangkan anaku lalu mengantarkannya ke kamar tidurku, menutup semua jendela dan kemudian tidur. Tetapi baru saja sepuluh menit terlelap kembali aku terbangun karena anaku memanggil kembali bahwa ada moster di jendela, akupun membuka jendela dan memang hanya ada dahan pohon disana, mungkin ini yang dilihat anaku sebagai monster, pikirku, dan aku langsung memasang gorden yang tidak bisa dibuka agar anaku tidak melihat ranting itu lagi. Akupun kembali ke kamarku dan kulihat ternyata memang dahan pohonnya sudah mencapai jendela, besok akan ku telepon tukang kayu untuk menebangnya, ucapku dalam hati. Esoknya aku hubungi penebang kayu temanku untuk menebang pohon di rumahku, dua jam kemudian temanku meneleponku bahwa semua pohon besar yang hanya berjarak 50 meter di belakang rumahku sudah ditebang, akhirnya nanti malam aku bisa beristirahat dengan tenang, ucapku.
RIDDLE TIME!
[Riddle Story]
Aku bekerja sebagai programmer di perusahaan Multimedia, karena jarak antara rumah dan kantorku sangat jauh jadi aku harus berangkat ke kantor setiap pukul 4 pagi dan kembali ke rumah pukul 10 malam. Rumahku berlantai 3 dan saat ini hanya aku dan anaku yang menempati di lantai teratas, Ketika aku pulang dan lekas mandi anaku berteriak memanggilku, setelah kudatangi ternyata anaku kaget karena ada monster di jendela, saat kubuka jendelanya ternyata itu adalah hanya dahan pohon, aku pun menenangkan anaku lalu mengantarkannya ke kamar tidurku, menutup semua jendela dan kemudian tidur. Tetapi baru saja sepuluh menit terlelap kembali aku terbangun karena anaku memanggil kembali bahwa ada moster di jendela, akupun membuka jendela dan memang hanya ada dahan pohon disana, mungkin ini yang dilihat anaku sebagai monster, pikirku, dan aku langsung memasang gorden yang tidak bisa dibuka agar anaku tidak melihat ranting itu lagi. Akupun kembali ke kamarku dan kulihat ternyata memang dahan pohonnya sudah mencapai jendela, besok akan ku telepon tukang kayu untuk menebangnya, ucapku dalam hati. Esoknya aku hubungi penebang kayu temanku untuk menebang pohon di rumahku, dua jam kemudian temanku meneleponku bahwa semua pohon besar yang hanya berjarak 50 meter di belakang rumahku sudah ditebang, akhirnya nanti malam aku bisa beristirahat dengan tenang, ucapku.
RIDDLE STORY
[Riddle Story]
Aku anak tunggal, aku sekolah di sekolah dasar tidak jauh dari rumahku. Aku tinggal bersama ibu dan ayahku beserta satu orang pembantu dan satu orang sopir. Sebut saja pembantuku Bi ratna dan Sopirku Pak Ojan. Semua berjalan baik-baik saja. Namun semua berubah setelah kelahiran adikku. Semua orang sangat memperhatikannya. Aku tersisihkan...
Pada malam itu, saat ayahku pergi ke luar kota aku masuk ke kamar ibuku. Kulihat ibuku tertidur lelap bersama adikku yang masih bayi. Sepertinya ibuku tertidur setelah menyusui adikku. Akupun mengambil racun tikus di gudang, kucampur air agar lembek dan langsung aku oleskan pada puting ibuku.
Besok pagi sekali akupun bersiap sendiri untuk berangkat ke sekolah. "Duh lama sekali nih pak ojan...", gumamku. Akhirnya ku putuskan berangkat sendiri ke sekolah.
Sorenya saat aku pulang, di rumah tidak ada siapa siapa, tak lama ibu pulang. Ku tanya darimana saja, "Ibu baru mengantar pak ojan pulang" jawab ibuku yg terlihat lelah menggendong adikku. Aku tak banyak bertanya lagi. Besoknya aku berangkat sekolah diantar ke sekolah oleh seseorang yg belum pernah kulihat sebelumnya. Tapi aku pikir ada sesuatu yang aneh.
RIDLLE (MOUNTAIN)
[Riddle Story]
Aku bekerja sebagai tukang kayu di puncak gunung. Gunung tersebut memiliki lereng yang curam dan jarang dilewati oleh banyak orang, karena jarang sekali ada pemukiman penduduk di lereng gunung. Namun, ada desa kecil di kaki gunungnya dan disanalah tempat aku tinggal, setiap harinya aku mengendarai mobilku untuk pulang dan pergi ke tempat kerja.
Pada suatu hari, saat perjalanan pulang sehabis lelah bekerja, tiba-tiba ada sebuah mobil berwarna hitam yang hampir menabrakku dari arah yang berlawanan. Untung saja aku sempat menghindar, aku pikir bodoh sekali pengendara mobil tersebut, apa dia sedang mabuk?. Bebera meter kemudian, aku terkejut, kudapati seorang wanita sedang berdiri tepat ditengah jalurku dan sesegera mungkin kuinjak rem mobilku.
Aku buka kaca jendela mobilku dan menyapanya “Hai! Apa yang sedang kau lakukan disana?” wanita tersebut lalu menengok ke arahku, dan menjawab “Bisakah kau menolongku?” ketika ia memandangku, aku dapat melihat kesedihan yang terpancar di wajahnya, lalu kujawab “Baiklah, apa yang bisa kubantu?”
Wanita tersebut berjalan menghampiriku dan mengatakan bahwa ia membutuhkan tumpangan. Lalu aku membukakan pintu mobil dan menanyakan kemana arah yang mau ditujunya. “Apa kau melihat mobil yang melintas kearah yang berlawanan denganmu?” tanya wanita tersebut. “Satu-satunya mobil yang kutemui dari arah yang berlawanan adalah mobil hitam yang hampir menabrakku tadi” Jawabku. “Ya, itu maksudku!” Kata wanita itu. “Apa yang kau inginkan dari mobil itu?.” tanyaku, kemudian wanita itu menjelaskan “Itu adalah mobilku, mobil itu sebenarnya berjalan tanpa awak, sebelumnya aku mengendarai mobil itu sendirian, lalu kusadari bahwa salah satu ban-nya bocor. Ketika aku keluar untuk memeriksa ban yang bocor tersebut, aku lupa untuk menarik rem tangan sehingga mobil tersebut meluncur di jalan miring yang lurus dan panjang ini dengan sendirinya, dan sepertinya mobilku telah berjalan cukup jauh”
Aku tertegun setelah mendengar kisahnya. Kemudian ku putar balik mobilku untuk mengejar mobil wanita ini. Sesaat kemudian, aku melihat mobil hitam milik wanita tersebut sedang terhenti di sebuah tikungan karena menabrak pohon. Aku lalu memeriksa mobil tersebut, sepertinya kondisinya masih baik-baik saja dan layak jalan. Wanita tersebut mengucapkan terima kasih kepadaku dan kembali mengendarai mobil itu.
Sungguh pengalaman yang aneh, aku hampir ditabrak oleh mobil tanpa pengemudi, apabila lengah sedikit saja, aku bisa mati konyol…
RIDDLE!
[Riddle Story]
“Mas, tolong mas, ada yang mau bunuh diri!" Sahut orang2 menghancurkan lamunanku saat berjalan menuju tempatku bekerja.
Enak saja, tak akan kubiarkan ada yang mati dari gedung tempatku bekerja!.
Di sini tempat mencari penghidupan, bukan
kematian, batinku kesal.
Insting heroikku pun muncul. Aku bergegas naik lift hingga lantai teratas, lantai 26. Lalu aku segera mencari tangga darurat menuju ke atap gedung. Akan tetapi pintu menuju tangga darurat dikunci, satu-satunya akses adalah dari lantai sepuluh yang biasanya terbuka. Akupun kembali meluncur ke
lantai sepuluh. Dan benar saja pintu darurat
terbuka, tapi artinya aku harus melalui enam
belas tingkat anak tangga lagi untuk mencapai puncak.
Dengan sekujur kaki terasa remuk dan tubuh yang bersimbah peluh, aku akhirnya sampai di atap gedung. Ia melihat seorang wanita berambut panjang berdiri rapat di punggung pagar. Tatapannya kosong menatapku dan sedikit pucat.
“Mbak, saya mohon. Mungkin kita bisa
ngobrol-ngobrol dulu. Jangan bertindak gegabah mbak” pintaku. Namun tatapannya masih kosong.
Seketika telepon genggamku berdering.
“Sudah terlambat, orangnya udah jatuh. Tapi niatmu udah mulia, sudah relakan saja.” kata orang diseberang telepon.
Tanganku pun berguncang hebat, merinding dengan mata membelalak pada sosok perempuan yang masih dilihatnya di atap gedung.
“Brengsek! Berarti ini hantunya!”
Ujarku segera menutup telepon. Lalu perlahan aku berbalik dan mengendap kembali ke dalam bilik tangga darurat. Keringat dingin bercampur keringat panas di tubuhku mengingat wajah wanita tadi. Lantas, di tengah langkahku menuruni tangga, telepon genggamku kembali berdering. Aku jawab panggilan itu, dan aku hanya bisa diam mematung.
RIDDLE!
[Riddle Story]
“Mas, tolong mas, ada yang mau bunuh diri!" Sahut orang2 menghancurkan lamunanku saat berjalan menuju tempatku bekerja.
Enak saja, tak akan kubiarkan ada yang mati dari gedung tempatku bekerja!.
Di sini tempat mencari penghidupan, bukan
kematian, batinku kesal.
Insting heroikku pun muncul. Aku bergegas naik lift hingga lantai teratas, lantai 26. Lalu aku segera mencari tangga darurat menuju ke atap gedung. Akan tetapi pintu menuju tangga darurat dikunci, satu-satunya akses adalah dari lantai sepuluh yang biasanya terbuka. Akupun kembali meluncur ke
lantai sepuluh. Dan benar saja pintu darurat
terbuka, tapi artinya aku harus melalui enam
belas tingkat anak tangga lagi untuk mencapai puncak.
Dengan sekujur kaki terasa remuk dan tubuh yang bersimbah peluh, aku akhirnya sampai di atap gedung. Ia melihat seorang wanita berambut panjang berdiri rapat di punggung pagar. Tatapannya kosong menatapku dan sedikit pucat.
“Mbak, saya mohon. Mungkin kita bisa
ngobrol-ngobrol dulu. Jangan bertindak gegabah mbak” pintaku. Namun tatapannya masih kosong.
Seketika telepon genggamku berdering.
“Sudah terlambat, orangnya udah jatuh. Tapi niatmu udah mulia, sudah relakan saja.” kata orang diseberang telepon.
Tanganku pun berguncang hebat, merinding dengan mata membelalak pada sosok perempuan yang masih dilihatnya di atap gedung.
“Brengsek! Berarti ini hantunya!”
Ujarku segera menutup telepon. Lalu perlahan aku berbalik dan mengendap kembali ke dalam bilik tangga darurat. Keringat dingin bercampur keringat panas di tubuhku mengingat wajah wanita tadi. Lantas, di tengah langkahku menuruni tangga, telepon genggamku kembali berdering. Aku jawab panggilan itu, dan aku hanya bisa diam mematung.
RIDLLE (MOUNTAIN)
[Riddle Story]
Aku bekerja sebagai tukang kayu di puncak gunung. Gunung tersebut memiliki lereng yang curam dan jarang dilewati oleh banyak orang, karena jarang sekali ada pemukiman penduduk di lereng gunung. Namun, ada desa kecil di kaki gunungnya dan disanalah tempat aku tinggal, setiap harinya aku mengendarai mobilku untuk pulang dan pergi ke tempat kerja.
Pada suatu hari, saat perjalanan pulang sehabis lelah bekerja, tiba-tiba ada sebuah mobil berwarna hitam yang hampir menabrakku dari arah yang berlawanan. Untung saja aku sempat menghindar, aku pikir bodoh sekali pengendara mobil tersebut, apa dia sedang mabuk?. Bebera meter kemudian, aku terkejut, kudapati seorang wanita sedang berdiri tepat ditengah jalurku dan sesegera mungkin kuinjak rem mobilku.
Aku buka kaca jendela mobilku dan menyapanya “Hai! Apa yang sedang kau lakukan disana?” wanita tersebut lalu menengok ke arahku, dan menjawab “Bisakah kau menolongku?” ketika ia memandangku, aku dapat melihat kesedihan yang terpancar di wajahnya, lalu kujawab “Baiklah, apa yang bisa kubantu?”
Wanita tersebut berjalan menghampiriku dan mengatakan bahwa ia membutuhkan tumpangan. Lalu aku membukakan pintu mobil dan menanyakan kemana arah yang mau ditujunya. “Apa kau melihat mobil yang melintas kearah yang berlawanan denganmu?” tanya wanita tersebut. “Satu-satunya mobil yang kutemui dari arah yang berlawanan adalah mobil hitam yang hampir menabrakku tadi” Jawabku. “Ya, itu maksudku!” Kata wanita itu. “Apa yang kau inginkan dari mobil itu?.” tanyaku, kemudian wanita itu menjelaskan “Itu adalah mobilku, mobil itu sebenarnya berjalan tanpa awak, sebelumnya aku mengendarai mobil itu sendirian, lalu kusadari bahwa salah satu ban-nya bocor. Ketika aku keluar untuk memeriksa ban yang bocor tersebut, aku lupa untuk menarik rem tangan sehingga mobil tersebut meluncur di jalan miring yang lurus dan panjang ini dengan sendirinya, dan sepertinya mobilku telah berjalan cukup jauh”
Aku tertegun setelah mendengar kisahnya. Kemudian ku putar balik mobilku untuk mengejar mobil wanita ini. Sesaat kemudian, aku melihat mobil hitam milik wanita tersebut sedang terhenti di sebuah tikungan karena menabrak pohon. Aku lalu memeriksa mobil tersebut, sepertinya kondisinya masih baik-baik saja dan layak jalan. Wanita tersebut mengucapkan terima kasih kepadaku dan kembali mengendarai mobil itu.
Sungguh pengalaman yang aneh, aku hampir ditabrak oleh mobil tanpa pengemudi, apabila lengah sedikit saja, aku bisa mati konyol…
RIDDLE (TOK TOK TOK)
[Riddle Story]
Tok...tok...tok...!
Suara keras itu menyadarkanku dari lamunanku. Ku lihat jam menunjukkan pukul 9 malam, istriku pun sedang tertidur pulas. Siapa yg datang malam-malam seperti ini? Pikirku. Ku intip dari jendela di samping pintu masuk perawakan seorang wanita dan pria, yg ternyata milik tetanggaku pak dan bu wahid. Saat ku buka pintu mereka terlihat kaget melihatku. "Apa kamu baik-baik saja, sudah 1 bulan lebih kami tidak melihatmu ke luar rumah, kau terlihat tidak sehat, dan bau menyengat apa ini? kau pasti terlalu banyak minum alkohol", kata mereka. Pak dan bu wahid adalah tetangga yang baik, kami sudah seperti keluarga sendiri, namun semenjak istriku sakit aku sudah jarang menemui mereka. Karena jarak dari rumah sakit begitu jauh dari sini belum lagi biaya berobatnya karena istriku tak kunjung sembuh, akhirnya aku memutuskan mengurus istri ku di rumah.
Setelah aku meyakinkan kalau semua baik-baik saja, dengan agak khawatir mereka pun pergi. Karena sudah malam aku pun memutuskan untuk tidur, tidur di samping isteri ku tercinta. Malam ini dia memakai baju saat aku pertama kali bertemu dengannya, dia masih cantik seperti dulu, ku belai rambutnya, dan pipinya yg dingin. Dari awal berjumpa aku tau kalau kami tidak dapat terpisahkan.
CREEPYPASTA STORY
[Creepypasta Story]
AESEN CORNER
Daratan tanah di daerah sekitar La Ville, New Orleans begitu rendah dan becek sehingga mayat orang mati harus dikubur di bawah tanah dengan dimasukan ke peti dari besi.
Jika tidak begitu, apabila sungai meluapkan bendungan, atau hujan badai membanjiri lahan, kerabat tercintamu yang sudah mati mungkin saja akan menyembul ke atas tanah dan petinya terseret arus mengunjungi rumahmu!
Dahulu kala di pinggir sebuah jalan kecil tepi sungai dari arah La Ville, hidup seorang duda tua dengan anak semata wayangnya yang ceria bernama Therese. Ibunya sudah meninggal sehingga Therese hanya di asuh oleh sang ayah yang bersifat tamak, kikir dan suka memperkerjakan putrinya seperti budak dengan baju kain perca.
Meskipun gadis ini sudah mencapai usia untuk berumah tangga, ayahnya tak pernah memperbolehkan siapapun meminangnya. Gadis ini sangat jarang bertemu orang lain kecuali si ayah tuanya yang jahat. Segala yang di perdulikan pria tua itu hanyalah koin-koin emas yang dia Simpan dalam regangan papan di bawah kasurnya.
Setiap malam dia mengunci pintu kamar, dan sibuk menghitung setiap keping koin emasnya dalam keremangan cahaya lilin. Ia senang akan bunyi gemerincing dan kilauan dan berat koin-koin itu di gengaman tangannya.
Namun Therese yang malang, begitu kesepian. Setiap malam gadis ini datang dan mengetuk pintu kamar sang ayah, tok, tok. Kemudian sang ayahnya akan berteriak,
"Siapa itu?!"
"Papa, buka pintunya," pinta gadis itu. "Ini saya, Therese. Papa, biarkan saya masuk, saya ingin ngobrol. Saya kesepian."
Tetapi ayahnya hanya akan berseru,
"Pergilah dan kembali bekerja sana. Kau hanya ingin menyentuh emasku kan, jangan berharap sebelum aku mati!"
Dan malam selanjutnya, tok, tok, "Siapa itu?!"
"Papa, ini saya, Therese. Saya sakit," rintihnya. "Papa, biarkan saya masuk..."
Lagi-lagi ayahnya hanya berseru,
"Dasar anak pemalas tak berguna! Pergilah. Kau tidak sakit. Jika kau cuma menginginkan uangku, langkahi dulu mayatku!"
Lagi dan lagi Therese mendatangi kamar sang ayah, tok, tok. "Siapa itu?!"
"Papa, tolong. Papa, biarkan saya masuk. Saya sakit parah. Saya butuh obat. Saya mohon, Papa, belikan obat untuk saya..."
Tok, tok. "Siapa itu?!"
"Papa, tolonglah saya. Sakitnya tambah buruk. Oh, papa, buka pintunya..."
Namun hati sang ayah sedingin koin2 emas di tangannya. Hingga akhirnya tangisan si gadis memudar dalam keheningan, dan ia... tak lagi mengetuk pintu. Si pria tua jadi penasaran, maka diapun membuka pintunya. Diatas lantai beranda, terbaring tubuh tak bernyawa Therese si gadis ceria.
Pria tua itu terlalu kikir untuk membelikan peti besi bagi jenazah putrinya. Dia malah menempatkan mayatnya di dalam sebuah peti kayu lapuk dan menguburnya di tanah becek dan dangkal di bawah pohon cemara. Para tetangga hanya bisa menggeleng prihatin. Mereka sudah memperingatkan bahwa hal ini dapat menimbulkan masalah. Bagaimana Therese yang malang bisa beristirahat dengan tenang di makam semacam itu?
Tiga minggu pun berlalu dan sebuah hujan badai datang menggulung daerah teluk itu. Angin menderu dahsyat dan tetesan hujan deras sebesar jarum berjatuhan sembari badai melanda daratan. Malam itu si pria tua sedang duduk di dalam kamarnya menghitungi koin emas dalam temaram cahaya lilin.
Di luar, angin mendesau dan menghunjami genteng rumahnya dengan deras air hujan. Pria tua itu tak tahu kalau sungai telah meluap sampai ke tepian dan menggenangi daratan dengan airnya yang kehitaman. Dia masih terduduk di kursi goyangnya, dengan segengam koin emas di telapak tangan, bergoyang dan menghitung,
"Ahh.. Satu, dua, tiga..."
Terdengar suara kayu lapuk membentur dan menggores beranda rumahnya.
Tok, tok, tok, pintunya berbunyi.
"Siapa itu?!" seru si pria tua.
Hanya suara hembusan angin yang menjawab. 'mungkin itu benturan dari daun pintu yang renggang.' pikirnya, lalu kembali menghitung koin.
"Satu, dua, tiga..."
Tok, tok, tok, ketukan terdengar lagi, dan lebih keras.
"Siapa itu?!"
Hanya suara deru angin yang menyahut. 'mungkin hanya anjing liar mencoba masuk,' pikirnya. Dan kembali menghitung,
"Satu, dua, tiga..."
Tok, tok, tok! Tiga kali gedoran keras menghantam daun pintu.
"Siapa itu!"
Sayup-sayup terdengar rintihan sedih dan pelan. Hawa dingin menjalari tulang punggung si pria tua.
"Badai memang menakutkan," katanya pada diri sendiri. "Itu hanyalah tiupan angin yang menerbangkan ranting dari pohon oak tua lalu membentur rumahku."
Namun rintihan itu semakin kencang dan kencang dalam deru angin hingga berubah menjadi jeritan yang memekakan.
"Papa, ini saya, Therese! Biarkan saya masuk! Saya Therese papa!"
Tok, tok, tok!
"Papa, biarkan saya masuk!"
Tok, tok, tok!
"Papa, biarkan saya masuuuk...!!"
Bersamaan dengan berlalunya mata badai, suara pekikan horor terdengar menyeruak dalam keheningan mematikan di malam itu.
Tiga hari kemudian banjir mulai surut. Para tetangga datang untuk memeriksa tempat kediaman si pria tua. Saat mereka berkendara ke sana, mereka melewati pohon cemara dan melihat bahwa banjir telah menghanyutkan segala hal di sana tak terkecuali peti Therese karena makamnya telah kosong.
Mereka mengetuk pintu belakang, namun tak ada jawaban. Cemas jika sesuatu yang buruk telah menimpa si pria tua, maka mereka mendobrak pintunya. Mereka mendapapati jasad si tua telah kaku di atas kursi goyangnya, tubuhnya sedingin batu kelereng, rambutnya berubah putih seperti salju.
Raut horor menghiasi wajah kakunya dengan mulut ternganga, dan matanya terbelalak menyiratkan gumpalan teror tak terperi. Di seberang ruangan, daun pintu menggantung timpang seolah olah di gedor oleh sesuatu dengan begitu kencangnya. Beberapa kaki dari pintu tergeletak peti kayu rusak yang tutupnya agak membuka dan didalamnya terbaring mayat kisut Therese. Di dalam genggaman tangannya yang hampir tak berdaging terdapat koin2 emas sang ayah, segurat senyum tipis tersungging di bibirnya yang membusuk.
Dengan emas itu, para tetangga membeli peti besi mengkilap untuk Therese, lalu memakamkannya di tanah yang lebih layak. Namun uangnya tidak tersisa cukup banyak guna membeli jatah peti untuk mayat si pria tua, jadi mereka memasukan jasadnya ke dalam peti dari kayu pinus dan menguburnya di bawah pohon cemara.
Sejak saat itu, setiap kali air sungai meluap ke daratan, arwah penasaran si pria tua akan bergentayangan dan memperingatkan orang-orang sekitar bahwa ketamakan itu amatlah sangat berbahaya. Para penduduk sudah tahu jika arwah si pria tua mengunjungi rumah mereka maka akan terdengar suara ketukan di pintu namun setelah dibuka, tak ada siapapun di sana!